Negosiasi Sampai Sebar Maklumat demi Bebaskan Sandera di Papua!

0
220
Sandera di Papua
Copyright©metronews

Negosiasi Sampai Sebar Maklumat demi Bebaskan Sandera di Papua!

Indowarta.com – Tindakan negosiasi hingga menyebarkan maklumat telah dilakuka oleh kepolisian guna membeskan sandera di Papua. Namun nampaknya cara-cara tersebut sampai saat ini belum juga membuahkan hasil.

Mengenai hal ini juga dikatakan oleh Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Boy Rafly Amar. Dia mengaku jika pihak kepolisian telah melakukan cara negosiasi guna membebaskan sejumlah warga di Waa Banti yang diketahui tengah disandera oleh Kelopok Kriminal Bersenjata (KKB) Papua.

Hingga saat ini KKB Papua masih melakukan penyanderaan kepadaribuan warga. Para warga tersebut terjebak di perkampunagn sekitar Tembagapura seperti halnya Utikini Lama, Kimbeli, Waa-Banti, Opitawak hingga Aroanop.

Boy mengatakan pembebasan sandera di Papua ini masih terus dilakukan oleh pihaknya. Menurtnya penyandera sampai saat ini masih membatasi aktiviats warga masyaraat yang tinggal di Waa Banti. Warga tidak diperbolehkan berpergian jauh ke luar dan hanya dizinkan tinggal dirumah.

Terjadi Baku Tembak Antara OPM dan Polri di Mimika Papua
Copyright©Viva

Selain itu akses jalan utama yang digunakan untuk menyaluran bantuan juga dirusak oleh KKB Papau. Mereka menutup jalan tersebut sehingga pihak luar tak bisa menyalurkan bantuan untuk para warga yang tinggal disejumlah desa.

Berbagai upaya telah dilakukan dan kini aparat tengah melakukan upaya persuasif untuk membebaskan warga yang disandera oleh KKB. Polda Papau pun juga telah menyebarkan maklumat pada Senin, 13 November 2017.

Isi maklumat bernomor 1 \/MKLMT/01/XI/2017 itu adalah :

‘Berdasarkan UU Nomor 12 Tahun 1951 tentang kepemilikan senjata api dan senjata tajam. Diperintahkan kepada seluruh masyarakat sipil yang menguasai, membawa, memiliki, mempergunakan agar menyerahkan diri kepada aparat penegak hukum (Kepolisian Negara RI) dan suapay tidak melakukan perbuatan melangar hukum mulai dari pengancaman, penganiayaan, perampokan, penjarahan, pemerkosaan, pembunuhan dan perbuatan kriminal lainnya’

Boy mengharapkan dengan diberikannya maklumat itu, pihak KKB Papua dapat sadar. Menurutnya pihak aparat kemanan tak bisa menemui langsung pihak KKB karena jika pertemuan langsung itu dilakukan kelompok bersenjata itu dipastikan akan menyatakan perang.

‘Kami tak lakukan pertemuan langsung, karena mereka (KKB) inginnya langsung perang saja‘ ujar Boy saat ditemui pada Senin, 13 November 2017.

Pihak kepolisian pun saat ini tengah melakukan pendekatan melalui tokoh agama dan pimpinan agama setempat guna membebaskan sandera di Papua. Hal itu dilakuan untuk dicapainya negosiasi dan suapya warga yang menjadi korban sandera dapat dibebaskan.

Boy mengungkapkan jika para penyandera menyampaikan jika mereka ingin menguasai daerah pendulangan emas di Tembagapura. Para KKB itu mengusir warga dari daerah lain yang menambang emas di daerah tersebut. Selain itu kelompok bersenjata itu juga menyerang aparat keamanan yang berjaga disekitar area pertambangan.

Baca juga : OPM Bantah Sandera 1300 Warga Mimika Papua!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here