Berbagai Kebijakan Ahok yang Akan segera Diubah Oleh Anies Baswedan!

0
456
Video Rapat Anies Baswedan
Copyright©megapolitan

Berbagai Kebijakan Ahok yang Akan segera Diubah Oleh Anies Baswedan!

Indowarta.com- Masih belum genap sebulan menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan dan juga Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiata Uno ini telah berniat akan mengubah beberapa kebijakan dari pendahulunya yakni Basuki Tjahaja Purnama atau yang kerap disapa dengan nama Ahok. Pada beberapa kebijakan , Anies Baswedan ini secara spesifik menyebutkan akan mengubah peraturan gubernurnya. Berikut ini adalah beberapa kebijakan yang akan diubah oleh Anies Baswedan :

Baca Juga Megawati Umumkan Calon Gubernur Bali Hari Ini!

  • Larangan sepeda motor.

Dulu Ahok tidak peduli dengan berbagai macam kritik atas kebijakan drinya melarang sepeda motor untuk melintas di Jalan MH. Thamrin sampai jalan Medan Merdeka Barat. Alasannya adalah menekan kemacetan.

WAJIB BACA :  Lembaga Sampai Ormas yang Akan Dapatkan Hibah Dari Anies Baswedan dan Sandiaga Uno!

Namun Pergub tersebut nampaknya akan diubah oleh Anies Baswedan. Perubahan ini telah berawal dari Anies Baswedan yang disodorkan rancangan atau desain trotoar Jalan Sudirman – Jalan MH Thamrin. Anies Baswedan menilai bahwa nantinya motor tidak bisa melintas Jalan Sudirman hingga Thamrin. Dirinya pun meminta agar rancangan itu diubah agar bisa mengakomodasi sepeda motor.

Anies Baswedan
Copyright©tribunnews
  • Kegiatan agama di Monas.

Anies Baswedan juga akan mengubah peraturan gubernur yang akan mengatur mengenai penggunaan kawasan Monumen Nasional (Monas). Kawasan Monas hingga saat ini masih tidak bisa digunakan untuk kegiatan keagamaan, kebudayaan dan juga kesenian.

Baca Juga Anies Baswedan Mita Waktu Lunasi ‘Utang’ ke Buruh!

 Pada pemerintahan Ahok, Monas ini tidak boleh digunakan untuk kegiatan keagamaan. Menurut Ahok, bukannya Pergub yang harus diubah, namun keputusan presiden. Ahok mengatakan “Itu bukan wewenang gubernur, itu mesti ubah keppres, PP-nya,”.

  • Reklame LED.
WAJIB BACA :  Lembaga Sampai Ormas yang Akan Dapatkan Hibah Dari Anies Baswedan dan Sandiaga Uno!

Duu Ahok telah menerbitkan Pergub Nomor 148 Tahun 2017 mengenai Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Reklame yang berisikan mengenai aturan untuk reklame periklanan harus dalam bentuk LED. Ahok menerapkan kewajiban itu untuk bisa mengurangi angka kecelakaan yang diakbitkan reklame yang rubuh.

Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DMPTSP) DKI Edy Junaedi telah mengatakan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta ini akan membentuk tim untuk bisa mengkaji kembali Pergub tersebut. hal ini karena beberapa pihak seperti Asosiasi Media Luar Griya Indonesia merasa keberatan dengan hal tersebut.

baca juga : 

Kenapa Ananda Sukarlan ‘Walk Out’ Saat Gubernur Anies Pidato?

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here