Mobil Listrik Benar Benar Ramah Lingkungan?

0
217
Mobil Listrik Benar Benar Ramah Lingkungan?
Copyright©RiderTua

Mobil Listrik Benar Benar Ramah Lingkungan?

Indowarta.com – Kabar terbaru dari sejumlah negara maju maupun berkembang termasuk Indonesia kini sudah menjadi target pasar untuk Mobil Listrik yang akan melintas di jalanan negara tersebut pada tahun 2018 mendatang.

Akhirnya pemerintah Indonesia telah membahas regulasi tentang Mobil Listrik, supaya di tahun 2025 pupulasi Mobil Listrik yang akan meningkat capai 20% di Indonesia. Semisal dalam aturan bea masuk, aturan tingkat kandungan dalam Negeri (TKDN) sampai urusan perpajakan.

Baca Juga Viar Lucurkan Variasi baru Motor Listrik Q1!

Pihak pemerintah memiliki anggapan dengan hadirnyta Mobil Listrik ini akan mengurangiu polusi udara yang dikarenakan emisi gas buang sampai udara menjadi lebih bersih. Beberapa negara maju yang sudah mulai meninggalkan mobil dengan bahan bakar fosil seperti BBM ke Listrik. Diketahui juga bahwa yang akan dilakukan pemerintah Inggris dan perancis yang nantinya akan melarang mobil non-listrik di tahun 2040 mendatang.

Hanya informasi kalau konsumen mulai minat dengan keberadaan Mobil Listrik, Musk dibanderol model 3 Tesla dengan harga 35.000 dolar AS dan Cheberolet akan menjual Bolt seharga 378.000 dolar AS, sedangkan Mobil Listrik yang mampu melaju 200 mil dalam sekali charge.

Baca Juga Resmi Meluncur, Harga Honda CRF 150 L Dibuka Dengan Rp 31.8 Juta!

Usai itu ada banyak negara yang tertarik untuk kembangkan Mobil Listrik, semisal Jerman. Merupakan negara produsen mobil terbesar di Eropa pada April 2016 laly dan kini umumkan insentif 1.4 miliar dolar AS dalam pengembangan Mobil Listrik.

Mobil Listrik Benar Benar Ramah Lingkungan?
Copyright©RiderTua

Adapun seperempat dana itu juga sudah digunakan untuk subsidi kredit Mobil Listrik sekitar 7.500 dolar AS per konsumen. Yang menjadi pertanyaan, apakah Mobil Listrik ini memang benar ramah lingkungan seperti apa yang sudah di perkirakan?

Kutipan dari Zainab Calkcuttawala, mitos ramah lingkungan yang akan diterapkan ke Mobil Listrik ini masih menjadi salah satu perdebatan dari beragam macam sisi. Adapun pendapatnya, untuk menuju ke langka Mobil Listrik belum selesai dengan problem polusi di sektor transportasi. Karena Mobil Listrik ini juga perlu baterai yang cukup tahan lama yang harusnya di ekstraksi dari mineral langka di bumi.

Baca Juga Jokowi Beri Nama Nurtanio Pada Pesawat N219!

Melihat kedepannya pastinya akan banyak yang menggunakan baterai Lithium-Ion yang nantinya sampah bisa menjadi racun bumi yang tak bisa dilakukan daur ulang. Dalam isu tersebuit yaitu tentang energi listrik yang mampu berikan tenaga untuk baterai mobil. Sedangkan sumber listrik yang ramah terhadap lingkungan masih menjadi PR untuk dipenuhi.

Baca Juga Kehadiran Motor Listrik Akan Ubah Peta Industri Sepeda Motor di Indonesia?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here