Pelaku Pembakar Polres Dharmasraya Diduga Merupakan Simpatisan ISIS!

0
173
Bom Aktif
Copyrigt©wp

Pelaku Pembakar Polres Dharmasraya Diduga Merupakan Simpatisan ISIS!

Indowarta.com– Jakarta pembakaran kantor Polres Dharmasraya, Sumatera Barat dduga adalah simpatisan Negara Islam dan Suriah (ISIS). Kedua pelaku disinyalir merupakan anggota jaringan Jemaah Ansharus Daulah yang merupakan salah satu organisasi pro ISIS di Indonesia yang dibentuk terpidana terorisme Aman Abdurrahman.

Baca Juga PPP Modal Berharga Gaet Dukungan Partai Dibalik Tingginya Elektabilitas Jokowi!

Kepala Kepolisian RI Jenderal Tito Karnavian di sela-sela kunjungan kerjanya di Ambon pada hari Senin 13 November 2017 ini telah mengatakan “Kelompok ini menyerang polisi karena dianggap thogut atau musuh mereka”.

Kepolisian mengidentifikasi kedua pelaku yakni Eka Fitria Akbar yang berusia 24 tahun dan juga Enggria Sudamardi 25 tahun ini berasal dari Jambi. Menurut Tito, salah satu orang ini diduga telah terpengaruh paham radikal pada saat tinggal di Sumedang, Jawa Barat. Tito Karnavian juga telah mengatakan bahwa telah memerintahkan Detasemen Khusus 88 Antiteror untuk mengusur tuntas latar belakang kedua pelaku dan juga jaringan mereka di JAD.

teror penembak misterius magelang

Pada saat Polres Dharmasraya ini telah terbakar pada hari Minggu dini hari, Eka Fitria dan juga Enggria Sudarmadi muncul dengan berpakaian hitam dan juga membawa panah dari balik gedung yang telah terbakar. Anggota Polres setelah itu mengepung Eka dan Enggria. Namun keduanya memanah ke arah polisi sehingag ditembak mati.

Baca Juga Golkar Tetap Solid Meski Setya Novanto Ditetapkan Jadi Tersangka!

Tidak hanya kali ini saja kepolisian telah diserang jaringan teror Jemaah Ansharut Daulah. Pada akhir Mei yang lalu, tiga polisi yang sedang berkerja di Kampung Melayu, Jakarta Timur, tewas akibat dari bom bunuh diri oleh dua pelaku anggota JAD.

Bom Thamrn yang telah diledakkan di pos polisi Sarinah dan menewaskan empat orang pada bulan Januari 2016 lalu juga disinyalir diotaki oleh JAD. Organisasi tersebut telah dilabeli kelompk teroris oleh pemerintah Amerika Serikat, pada bulan Januari yang lalu.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri, Brigadir Jenderal Rikwanto telah mengatakan bahwa Eka Fitria adalah anak polisi yang memiliki pangkat inspektur satu. Ayah Eka pada saat ini tengah bertugas di Jambi dan juga telah menyatakan telah lama tidak melihat anak lelakinya.

baca juga : 

Prabowo Sebut Elite Indonesia Saat Ini Sudah Lupa dengan Rakyat!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here