Sekilas Tentang Antibiotik yang Musti Kamu Ketahui!

0
160
Antibiotik
Copyright©kimiafarmaapotek

Sekilas Tentang Antibiotik yang Musti Kamu Ketahui!

Indowarta.com– Pentingnya penggunaan antibiotik ini untuk menghiangkan penyakit yang sudah umum diketahui masyarakat. Namun juga ada hal yang penting juga mengenai antibiotik orang.

Baca Juga Cara Memutihkan Kulit Wajah dengan Jahe, 3 Hari Langsung terasa!

Direktur Jenderal Kefarmasian dan Alat Kesehatan Kementerian Kesehatan Republik Indonesia, Dra Maura Linda Sitanggang, Apt, PhD telah mengatakan bahwa antibiotik hanya digunakan untuk melawan bakteri, seperti penyakit thypus, disentri, gonorrhea dan juga TBC.

Maura Linda ini di dalam press conference Peningkatan Pelayanan Kefarmasian dalam Pengendalian Resistensi Antimikroba di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan RI pada hari Selasa 14 November 2017 ini telah mengatakan “Antibiotik termasuk obat keras, doker harus mendiagnosis terlebih dahulu. Kalau penyakit karena bakteri boleh dikasih antibiotik, tapi kalau batuk pilek bukan karena bakteri enggak perlu antibiotik”.

Antibiotik
Copyright©kompas

Masyarakat wajib mengetahui bahwa antibiotik bahwa harus digunakan dengan baik dan juga bijak. Baik dari cara penggunaannya, durasi pengkonsumsinya, dan juga dosisnya. Wanita yang akrab disapa dengan nama Linda ini telah mengatakan “Resep dokter itu harus dipatuhi sampai habis. Kalau disetop, mikrobanya belum tuntas dan bisa balik lagi. Harus patuh berapa lama durasinya dan berapa dosisnya”.

Baca Juga Cara Mengobati Kanker Kelenjar Getah Bening Bengkak!

Jika masyarakat ini telah mengkonsumsi antibiotik dengan bebas tanpa resep dari dokter, maka akan memicu terjadinya resistensi antimikroba yang merupakan kemampuan mikroorganisme atau mikroba jahat seperti bakteri dan juga virus meningkat mengalahkan kemampuan antimikroba seperti antivirus, antimalaria, dan antimikroba lainnya.

Yang lebih parah lagi, resistensi antimikroba ini bisa menyebabkan kematian juga ternyata. Linda telah mengatakan “Antibiotik tidak untuk cadangan. Antibiotik yang diresepkan harus dihabiskan, tidak boleh disimpan”.

Hanya penyakit dengan indikasi infeksi karena bakteri yang boleh diresepkan antibiotik. Namun pada kenyataannya berbeda, ada beberapa dokter yang bisa saja memberikan resep antibiotik pada pasiennya sebelum dilakukan pemeriksaan darah lengap dan juga mikrobiologi.

Menanggapi hal tersebut, Sekertaris Komite Pengendalian Resistensi Antimikroba (KPRA), Mariatul Qibtiyah, SSi, Apt, SpFRS mengatakan bahwa masyarakat harus mengetahui dan lebih kiritis ketika diberi obat oleh dokter.

baca juga : 

Berbagai Jenis Tumor Jinak Diturut Pada Letaknya!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here