Penyederhanaan Golongan Daya Listrik Untungkan Masyarakat, Tapi , ,

0
365
PLN
Copyright ©Istimewa

Penyederhanaan Golongan Daya Listrik Untungkan Masyarakat, Tapi , ,

Indowarta.com – Ali Ahmudi seorang Pengamat Energi dan peneliti Center for Energy and Food Security Studies (CEFSS) menilai, langkah pemerintah untuk menyederhanan golongan listrik non-subsidi merupakan niat yang baik.

BACA JUGA : Benarkah Tarif BPJS Kesehatan Akan Naik?

Dengan penyederhanaan golongan listrik yang dilakukan pemerintah ini, menurutnya akan dapat memudahkan masyarakat pengguna listrik non-subsidi, khususnya untuk yang membutuhkan daya yang cukup besar.

Dia mengungkapkan, untuk penggunaanya listrik non-subsidi golongan 950 VA, 1.300 VA, 2.200 VA dan 3.300 VA biasanya dipakai oleh masyarakat yang produktif. Yang salah satu contohnya digunakan untuk usaha sendiri di rumah atau sebuah ruko.

Bahkan, kesulitan akan dialami pada saat sejumlah pengguna golongan listrik itu ingin melakukan penambahan daya. Selain itu, untuk melakukan penambahan daya mulai dari 950 Va ke 2.200 va rumayan mengeluarkan biaya banyak.

“Pengalaman saya, kalau listrik 900 VA itu kurang buat usaha. Sedangkan kebanyakan rumah kan dibekalinya dengan listrik ini. Kalau diperbesar, biaya per VA-nya mahal. Makanya rencana penyederhanaan ini jadi menguntungkan, karena naik ke 4.400 VA itu gratis,” jelas dia, Selasa (14/11/2017).

Cek Yuk Syarat Dapatkan Subsidi Listrik Dari PLN !
Copyright ©Merdeka

Disamping itu, adanya penyederhanaan golongan listrik ini juga akan memberikan fleksibilitas kepada masyarakat. Dengan tegangan 4.400 Va, maka untuk memenuhi kebutuhan listrik pada saat ada penambahan anggota keluarga atau perabotan elektronik masih dapat tepenuhi.

BACA JUGA : Daya Listrik 4400 VA Juga Akan Dihapus, Minimal Jadi 5500 VA

Sedangkan untuk sejumlah industri yang menggunakan tegangan diatas 13.000 Va, setelah adanya penyederhanaan golongan listrik ini maka akan menjadi loss stroom. Sehingga dengan itu, mereka dapat menggunakan listrik sesuai dengan kebutuhan industrinya.

Namu Ali juga memberikan peringatan, adanya penyederhanaan listrik yang dilakukan pemerintah ini juga akan memberikan dampak negatif. Diantaranya adalah mengenai tingkat konsumsi masyarakat yang akan berdampak pada PLN sendiri.

“Kalau saat pakai 900 VA pakainya irit, diatur antara nyala AC dan mesin air. Begitu naik ke 4.400 VA pakainya lebih bebas, bisa nyala semua dan jadi lebih boros,” sambungnya.

Adanya kebebasan yang telah diberikan setelah penyederhanaan golongan listrik ini juga akan berdampak pada konsekuensi lainnya, disamping semakin konsumtifnya masyarakat serta adanya peningkatan permintaan listrik, maka PLN harus bersiap untuk menyediakan pasokan listrik yang lebih besar.

BACA JUGA : Kenapa Ananda Sukarlan ‘Walk Out’ Saat Gubernur Anies Pidato?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here