Diamond Jadi Diskotek Ketiga yang Sudah Ditutup Oleh Pemprov DKI!

0
97
Diamond
Copyright©tribunnews

Diamond Jadi Diskotek Ketiga yang Sudah Ditutup Oleh Pemprov DKI!

Indowarta.com– Nasib akhir dari diskotek Diamond ini sudah ditentukan oleh gubernur DKI Jakarta yakni Anies Baswedan yang telah memutuskan bahwa menutup tempat hiburan malam itu sejak keluarnya hasil penyelidikan Polda Metro Jaya. Anies Baswedan pun berpegangan pada Perda Nomor 6 Tahun 2015 tentang Kepariwisataan.

Baca Juga Megawati Umumkan Calon Gubernur Bali Hari Ini!

Anies di Balai Kota DKI Jakarta, Jalan Medan Merdeka Selatan pada hari Selasa 14 November 2017 ini telah mengatakan “Kemarin sore Kepala Satpol PP datang melaporkan mengenai Diamond, bagaimana tindak lanjut, di mana di situ pernah dilakukan penangkapan atas penggunaan narkoba. Lalu beliau tanyakan bagaimana langkah ke depan? Kami jalankan Perda Nomor 6 itu”.

Semenjak masa pemerintahan Basuki Tjahaja Purnama atau yang sering dikenal dengan nama Ahok, telah berlaku aturan tegas yang wajid diikuti oeh semua pengusaha hiburan malam. Izin usaha ini akan langsung dicabut apabila memang telah ditemukan penyalagunaan narkoba di dalam tempat hiburan sebanyak dua kali. Usaha sejenis sudah tidak boleh lagi berdiri di tempat yang sama.

Diamond
Copyright©akurat

Pertama kali Diamond telah mendapatkan surat peringatan pada bulan April 2017 yang lalu. Surat itu pun telah menjadi peringatan bagi manajemen Diamond. Setelah itu pada bulan September, seorang politisi Gerindra yakni Indra J Piliang bersama dengan dua rekannya ini telah ditangkap di Diamond. Dirinya telah ditangkap dengan barang bukti alat hisap, cangkong bekas pakai, satu plastik bekas pakai dan juga sebuah korek api.

Baca Juga Anies Baswedan Mita Waktu Lunasi ‘Utang’ ke Buruh!

Namun pada saat itu tidak ada barang bukti obat terlarang. Beberapa waktu yang lalu, Polda Metro jaya ini telah mengirimkan surat hsail penyellidikan kasus diskotek Diamond ke Pemprov DKI Jakarta. Hasilanya adalah terdapat penyalahgunaan obat terlarang di dalam tempat tersebut. Namun obat terlarang itu digunakan bukan berasal dari dalam diskotek Diamond.

Kepala Satpol PP DKI Jakarta Yani Wahyu telah mengatakan bahwa itu sudah masuk ke dalam pelanggaran pasal. Yani menuturkan “Menurut hemat saya, sudah kena pasal itu”.

baca juga :

Berbagai Kebijakan Ahok yang Akan segera Diubah Oleh Anies Baswedan!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here