Ini Perbedaaan Buni Yani dengan Ahok Usai Dijatuhi Vonis!

0
1829
Buni Yani
Copyrigt©kompas

Ini Perbedaaan Buni Yani dengan Ahok Usai Dijatuhi Vonis!

Indowarta.com – Dalam kasus pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik, Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN)  Bandung telah menjatuhkan vonis 1 tahun 6 bulan penjaga kepada terdakwa Buni Yani. Bersangkutan dengan itu, pengacara Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purna atau Ahok, I Wayan Sudirta mengungkapkan sebuah permintaan.

BACA JUGA : Bentuk Tim Cyber, Polisi Buru Pengunggah Video Hot Pasangan Ditelanjangi di Tangerang!

“Pengadilan harus langsung mengeksekusi dan menahan Buni Yani,” ungkap Wayan pada Selasa (14/11/17).

Dia menganggap, seharusnya Buni Yani langsung ditahan setelah dijatuhi vonis dalam sidang tersebut, karena sudah terbukti bersalah telah megedit video penyataan Ahok dan melakukan penyebaran di media sosial.

WAJIB BACA :  Ahok Bantah Tuduhan Anies Baswedan Soal Aliran Uang Operasional Gubernur DKI

Dalam sidang yang digelar pada Selasa, 14 November 2017, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Bandung menjatuhkan vonis kepada Buni Yani, karena dia telah terbukti melanggar Pasal 32 Ayat 1 Undang-undang ITE.

Namun Hakim tidak langsung menahan Buni Yani, hal itu karena terdakwa dalam kasus ini langsung mengajukan banding usai hakim membacakan vonis tersebut. “Karena ada upaya hukum, putusan ini belum keputusan hukum tetap,” kata Hakim Saptono.

Sidang Buni Yani
Copyright ©

Sedangkan Ahok, pada 9 Mei 2017 lalu telah divonis hukuman penjara selama dua tahun. Vonis tersebut diambil karena dia terbukti melakukan penodaan agama yang sesuai dengan pasal Pasal 156a KUHP. Pada saat itu, Ahok langsung ditahan usai vonis dibacakan.

WAJIB BACA :  Ahok Bantah Tuduhan Anies Baswedan Soal Aliran Uang Operasional Gubernur DKI

BACA JUGA : Sentilan Wapres JK Saat Setya Novanto Berusaha Lolos Jeratan KPK!

Dan baru tanggal 22 Mei 2017 dia telah membatalkan banding yang diajukannya dan artinya pihaknya menerima vonis tersebut. “Pak Ahok saja langsung ditahan setelah vonis, masak Buni Yani tidak?” tutur Wayan Sudirta.

Sedangkan Jaksa Agung, M Prasetyo telah memberikan pendapat terkait dengan vonis Buni Yani. Dia menilai kalau vonis yang diberikan itu sidah tepat, vonis yang telah dijatuhkan itu seimbang dengan vonis yang diberikan kepada Ahok.

Dia juga tidak membantah adanya implikasi dari kasus Buni Yani dan Ahok. Terlebih pihaknya juga menyampaikan dakwaan kepada terdakwa kasus pelanggaran UU ITE tersebut dengan dua tahun penjara dan denda Rp 100 juta dengan subside tiga bulan penjara yang sudah ajukan oleh JPU dalam sidang tersebut kepada Buni.

WAJIB BACA :  Ahok Bantah Tuduhan Anies Baswedan Soal Aliran Uang Operasional Gubernur DKI

“Karena kita mengacu pada asas adequate theory. Teori sebab akibat, bahwa kasus yang satu tidak akan terjadi jika tidak ada kasus yang lainnya,” jelas Prasetyo.

“Karena bagaimanapun kasus (Buni Yani) ini tidak dapat dilepaskan dengan kasus lain sebelumnya. Ketika terdakwa kasus yang sebelumnya diputus oleh hakim dengan dua tahun dan segera masuk itu pula yang menjadi pertimbangan jaksa bahwa harus ada keseimbangan,” sambungnya.

BACA JUGA : Buni Yani Divonis 1.5 Tahun, Ahok Berpeluang Bebas?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here