Absen, Setya Novanto Layangkan Surat Mangkir kepada KPK!

0
2790
Setya Novanto
Copyright ©merdeka

Absen, Setya Novanto Layangkan Surat Mangkir kepada KPK!

Indowarta.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan sudah menerima surat ketidakhadiran dari Setya Novanto. Sebelumnya, Ketua DPR tersebut dijadwalkan akan diperiksa oleh penyidik terkait dengan kasus dugaan korupsi e-KTP.

BACA JUGA : Sentilan Wapres JK Saat Setya Novanto Berusaha Lolos Jeratan KPK!

“Baru saja kami mendapat informasi, pagi ini diterima surat dari pengacara SN (Setya Novanto), yang bersangkutan tidak dapat hadir,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Jakarta, Rabu (15/11/2017).

Fredrich Yunadi selaku kuasa hukum dari Setya Novanto memastikan, kalau kliennya tidak dapat memenuhi panggilan pemeriksaan perdana sebagai tersangka. “Kami sudah kirim surat, kita tidak akan hadir,” ucap Fredrich, Selasa 14 November 2017.

WAJIB BACA :  Saat Otto Hasibuan Dapatkan Cibiran Ketika Jadi Pengacara

Alasan dari ketidakhadiran Setya Novanto, kata dia, karena sekarang ini pihaknya masih menunggu hasil uji meteri terkait dengan UU KPK. “Betul. Sama juga kan. Agus (Rahardjo) kan juga menyatakan melalui media bahwa KPK tidak akan hadir panggilan Pansus (Angket KPK), menunggu (putusan) MK. Kan sama. Kita dalam posisi yang sama,” kata dia.

Setya Novanto
Copyright ©metrotvnews

Dia mempermasalahkan dua pasal dalam UU KPK, yaitu Pasal 12 dan Pasal 46 ayat 1 dan 2. Pada Pasal 12, tercantum kalau KPK dapat memerintahkan instansi terkait untuk melakukan pencegahan keluar negeri dan pencekalan. Namun Fredrich menilai, kalau pasal itu sudah bertentangan dengan keputusan MK mengenai gugatan Pasal 16 Ayat 1 huruf b UU Nomor 6/2011 tentang Keimigrasian.

WAJIB BACA :  Fahri Hamzah Minta Setya Novanto Diperlakukan Seperti Richard Joost Lino!

BACA JUGA : Ini Perbedaaan Buni Yani dengan Ahok Usai Dijatuhi Vonis!

Sedangkan yang tercantum pada Pasal 46 yang berkaitan dengan penyidikan yang dilakukan KPK, dia menilai kalau pasal tersebut sudah bertentangan serta sudah terkesan mengabaikan UUD 1945.

Terkait dengan itu, KPK menyatakan kalau pihaknya siap untuk menghadapi gugatan yang telah diajukan oleh pengacara Setya Novanto tersebut di MK. Sebelumnya, Fedrich telah mengajukan uji meteri kepada Undang-Undang Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK).

“Sepanjang ada aturan hukumnya, tindakan yang dilakukan silakan saja. Tapi kami pastikan hal itu tak akan memperlambat atau mengurangi keseriusan KPK untuk menangani kasus e-KTP. Kalaupun nanti ada persidangan di MK dan KPK dipanggil oleh MK sebagai pihak terkait, tentu akan kami hadapi,” kata Juru Bicara KPK Febri Diansyah di Gedung KPK Kuningan Jakarta Selatan, Senin 13 November 2017.

BACA JUGA : Istri Setya Novanto Juga Beralasan Sakit Saat Dipanggil KPK!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here