Heboh Pesan Whatsapp Donor Sperma, Begini Tanggapan UI!

0
225
Donor Sperma
Copyright©merdeka

Heboh Pesan Whatsapp Donor Sperma, Begini Tanggapan UI!

Indowarta.com – Kali ini publik kembali dihebohkan dengan kabar jika Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) membuat pendaftaran donor sperma sejak beberapa hari yang lalu. Dari seluruh pendonor hanya 10 sampai 15 orang saja yang dibutuhkan

Heboh Pesan Whatsapp Donor Sperma, Begini Tanggapan UI!

untuk workshop Inseminasi Intrauterine (IUI).

IUI sendiri adalah salah satu teknik inseminasi buatan yang paling banyak digunakan untuk menangani kesuburan seseorang. Dikabarkan jika workshop itu akan dilakukan pada tanggal 8 Desember 2017 mendatang. Pendonor sperma pun diharuskan datang pada hari yang sama pula.

Mereka yang mengiuti donor sperma ini akan diberi uang Rp 100.000 dan makan siang. Pengumuman terkait hal ini disebarkan melalui WhatsApp hanya kepada kalangan FKUI saja. Namun sepertinya pengumuman menyebar kemana-mana sampai pendaftar menjadi terlalu banyak.

Mengenai pengumuman tersebut jika dibenarkan oleh panitia Workshop UIU FKUI, Eli. ‘Memang benar tapi sudah ditutup pendaftarannya. Kami sudah mendapatkan total 15 pendonor‘ ujarnya saat ditemui pada Rabu, 15 November 2017.

Donor Sperma
Copyright©bogordaily

Namun meskipun sudah dinyatakan ditutup orang yang ingin mendonor masih terus menghungi Eli. Bahkan Eli mengatakan jika dirinya sampai kewalahan dan memilih membuat tempalte tulisan yang sama untuk membalas mereka yang berbinat mendonor.

Isi template itu hanya memberitahukan jika pendaftaran donor sperma sudah ditutup. Sedangkan menurut pengakuan Eli sperma-sperma itu akan digunakan untuk acara workshop dibagian ‘spem preparation’. Tujuannya sendiri ialah untuk memisahkan mana sperma yang baik dan mana sperma yang kurang baik.

Sedangka menurut Staf Hubungan Masyarakat Universitas Indonesia (UI), Egia Etha Tarigan menyatakan jika pesan melalui aplikasi WhatsApp tentang donor sperma untuk kegiatan lokarya FKUI bukan resmi dari pihak penyelenggara. Pihak panitia menurtnya menyebar informasi resmi ini melalui surat pengumuman untuk kalangan internal yang menjadi peserta di acara lokarya bertakjub ‘Hnds On Workshop : Utra Uterine Inseminaion and Sperm Preparation’.

Egia mengungkapkan, setelah mengkonfirmasi ke pihak INA-RPROMED FKUI, belum diketahui siapa pertama kali yang menyebarkan pesan dalam apliksi WhatsApp. Pesan disebarkan dengan lebih sederhana serta tidak menyatakan bahwa ini dilakukan untuk penelitian dan juga terdpaat syarat-syarat yang harus dipenuhi pendonor.

Persyaratan yang harus dipenuhi ialah pria berusia 18 hingga 45 tahun, sehat jasmani, mengikuti donor secara seksual dan bersedia menandatangani formulir kesediaan. Dalam penguuman resmi juga menyertakan jika sperma yang didonorkan hanya akan digunakan untuk keperluan penelitian serta data pendonor dirahasiakan.

Baca juga : Pernikahan Sejenis: Heboh Emak Emak Nikahi Perempuan di Tegal!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here