Live FB, ‘Polisi Jaman Now’ Rilis Kasus Pasangan Ditelanjangi di Tangerang!

0
628
Jumpa Pers kasus Pasangan ditelanjangi
Copyright©Warta Kota

Live FB, ‘Polisi Jaman Now’ Rilis Kasus Pasangan Ditelanjangi di Tangerang!

Indowarta.com – Jumpa pers telah digelar oleh polisi terakait dengan kasus pasangan ditelanjangi warga yang terjadi di Cikupa, Kabupaten Tangerang. Yang menjadi pembeda kali ini adalah jumpa pers tersebut telah disiarkan secara live di media sosial Facebook (FB).

BACA JUGA : Ternyata Video Hot Kasus Pasangan Ditelanjangi di Tangerang Tak Berbuat Senonoh!

Dalam rilis atau jumpa pers yang disiarkan live di FB itu telah disampaikan oleh Kapolresta Tangerang AKBP Sabilul Alif. Pihaknya menjelaskan mengenai kasus tersebut di lokasi tempat kejadian perkara (TKP) di rumah kontrakan korban, pada Selasa (14/11/17) sekitar pukul 13.00 WIB.

WAJIB BACA :  Tak Terima Sang Guru Dihujat, Murid Habib Rizieq Shihab Polisikan Akun FB Azriel!

Saat rilis kasus pasangan ditelanjangi warga ini sudah disiarkan live di akun FB milik Sabilul Alif, pada pukul 13.30 WIB. Saat rilis kasus ini berlangsung, terdapat 133 akun FB yang sudah menonton siaran live tersebut.

“Korban memang sangat trauma dengan kejadian ini, dia sangat bersyukur ini ditindaklanjuti oleh pihak kepolisian dan ini langkah proaktif dari kepolisian untuk memastikan tidak ada orang yang dapat melakukan tindakan kesewenang-wenangan, salah satunya persekusi,” ungkap AKBP Sabilul.

Siaran Live di FB dalam jumpa Pers
Copyright©Facebook

Ternyata hal yang sama juga telah dilakukan oleh penegak hukum lainnya, diantaranya KPK, yang juga sering kali melakukan siaran secara live pada saat menggelar jumpa pers untuk menjelaskan sebuah perkara. Namun KPK biasanya melakukan siaran langsung itu bukan di FB melainkan di platform Periscope.

WAJIB BACA :  Posting Hate Speech, Pemilik Akun FB Fajrul Anam Diciduk Polisi!

BACA JUGA : Bentuk Tim Cyber, Polisi Buru Pengunggah Video Hot Pasangan Ditelanjangi di Tangerang!

Pada era Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Polri telah menjalankan sejumlah program Profesional, Modern, Terpercaya (Promoter). Disamping diwajibkan untuk profesional, namun Polri juga diwajibkan untuk mengikuti adanya perkembangan teknologi.

Sebelumnya, Kapolresta Tangerang AKBP H M Sabilul Alif telah melakukan pembentukan tim siber untuk mencari tahu siapa penyebar pertama kali video pasangan ditelanjangi warga tersebut. Dia menilai, tidakan yang dilakukan pelaku dalam penyebaran video itu sudah tidak bisa ditoleransi, karena sudah melakukan pembunuhan karakter pada kedua korbannya.

“Pengunggah video itu kami buru karena melanggar hak privasi orang lain dan juga melanggar Undang-Undang tentang Informasi dan Transaksi Elektronik,” tegas AKBP Sabilul pada wartawan, Selasa.

BACA JUGA : Ini Perbedaaan Buni Yani dengan Ahok Usai Dijatuhi Vonis!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here