Jawaban Setya Novanto Soal Kapan Penuhi Panggilan KPK!

0
166
Setya Novanto
Copyright ©tribunnews

Jawaban Setya Novanto Soal Kapan Penuhi Panggilan KPK!

Indowarta.com– Ketua Dewan Perwakilan Rakyat yakni Setya Novanto ini telah memilih untuk menghadiri rapat paripurna pembukaan masa sidang kedua tahun sidang 2017 – 2018 di DPR dari pada memilih untuk memenuhi panggilan dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

BACA JUGA : Sentilan Wapres JK Saat Setya Novanto Berusaha Lolos Jeratan KPK!

Sedianya Setya Novanto telah dipanggilan oleh KPK untuk menjalani pemeriksaan pertama kali sebagai tersangka lagi di dalam kasus dugaan korupsi proyek E KTP pada hari ini. Setelah rapat sellesai, awak media sudah menunggu sejak pagi pun langsung memberondong Setya Novanto dengan berbagai pertanyaan. Salah satu pertanyaan tersebut adalah terkait dengan kapan dirinya akan menghadiri panggilan dari KPK tersebut.

WAJIB BACA :  Tak Ada yang Bisa Besuk Setya Novanto Kecuali . .

Setya Novanto di Gedung DPR, Jakarta pada hari Rabu 15 November 2017 ini telah mengatakan “Kita lihat saja”. Selain itu Setya Novanto juga telah mengatakan bahwa kuasa hukumnya sudah mengirimkan surat kepada KPK mengenai ketidakhadirannya. Alasan dari ketidakhadiran tersebut adalah karena Setya Novanto mengajukan gugatan ke Mahmakah Konstitusi (MK).

Setya Novanto
Copyright©cnnindonesia

Ketua umum partai Golkar ini telah mengajukan uji materi terhadap UU Nomro 30 TAhun 2002 mengenai Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi atau UU KPK pada hari Senin 13 November 2017.

BACA JUGA : Ini Perbedaaan Buni Yani dengan Ahok Usai Dijatuhi Vonis!

Terdapat dua pasal yang telah digugat oleh Setya Novanto yakni Pasal 46 Ayat 1 dan Ayat 2, serta Pasal 12 UU KPK. Pasal 46 digunakan KPK untuk menjadi dasar pemanggilan. Sedangkan Pasal 12 terkait pencegahan Novanto ke luar negeri.

WAJIB BACA :  Hilman Mattauch Sembunyikan Setya Novanto!

Baik dari KPK maupun Setya Novanto ini memiliki Argumen terkait dengan dua pasal tersebut namun saling bertentangan. Salah satunya adalah terkait dengan perlu atau tidaknya ijin dari Presiden sebelum KPK melakukan pemanggilan terhadap anggota DPR.

Setya Novanto telah mengatakan “Pokoknya kami ujilah (ke MK). Sama-sama kami uji supaya tidak ada perbedaan-perbedaan (penafsiran),”. Sebelumnya, kuasa hukum Setya Novanto yakni Fredrich Yunadi telah mengatakan bahwa kliennya ini tidak akan memenuhi panggilan KPK hingga MK telah mengeluarkan keputusan mengenai pengajuan uji materi terhadap UU KPK.

baca juga : 

Mangkir Pemeriksaan KPK, Setya Novanto Ternyata Lebih Pilih Hadiri Acara Ini!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here