Himbauan Menkominfo Soal Pakai Chat Lokal, Termasuk BBM!

0
183
rudiantara
Copyrigth©Elshinta

Himbauan Menkominfo Soal Pakai Chat Lokal, Termasuk BBM!

Indowarta.com – Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Rudiantara, menghimbau kepada semua masyarakat untuk tetap menggunakan layanan pesan instan (chat) lokal. Himbauan ini diberikan menyusul adanya sejumlah konten yang berbau pornografi di aplikasi layanan pesan chat asing.

BACA JUGA : Seluruh Indonesia Akan Terhubung Internet Cepat Sebelum 2024!

Sekarang ini, kata Rudiantara, pemerintah akan lebih mudah lagi duntuk mengontrol dan melakukan komunikasi kepada sejumlah platform pesan instan jika telah ditemukan kasus adanya konten negatif tersebut.

“Saya imbau (masyarakat) pakai aplikasi lokal, kalau aplikasi asing dihubungi susah. Banyak aplikasi lokal yang bisa diperbaiki dari sisi kemudahan,” kata Rudiantara setelah MoU BPS dengan Kemkominfo di Jakarta, Selasa (7/11/2017).

Rudiantara mengatakan kalau dirinya lebih memakai sejumlah aplikasi layanan chat dalam negeri. “Iya, saya pakai aplikasi lokal. Saya pakai aplikasi BBM, biasanya kalau ada yang hubungin saya pakai aplikasi internasional, saya tidak menjawab,” paparnya.

Dia mengaku sebenarnya sudah lama menggunakan aplikasi tersebut, karena BBM sendiri merupakan aplikasi layanan chat yang sudah ada sejak lama di Indonesia dan sekarang ini memiliki banyak pengguna.

BBM
Copyright ©jurnalapps

Bahkan Rudiantara juga tidak segan untuk memberikan himbauan kepada orang lain untuk menggunakan aplikasi BBM. Karena sekarang ini perusahaan aplikasi tersebut telah dimiliki oleh Indonesia.

BACA JUGA : FB Gabung Postingan Stories dan Messenger Day!

BBM itu adalah aplikasi milik Kanada yang kini dimiliki perusahaan Indonesia. Jadi, kantornya ada di sini. Kalau ada masalah gampang dan dapat langsung ditangani,” pungkas dia.

Dia menambahkan, pemerintah akan senantiasa untuk memberikan perlindungan kepada seluruh masyarakat dari paparan konten negatif yang kerap kali muncul pada beberapa media sosial. Tidak hanya merekomendasikan kepada masyarakat untuk menggunakan aplikasi lokal seperti BBM, namun dia mengingatkan untuk terus meningkatkan literasi digital.

“Fokus kami tak hanya memblokir. Kami harus berdayakan literasi agar masyarakat pandai memilah,” ucapnya.

Sebelumnya diketahui, aplikasi WhatsApp beberapa waktu lalu telah menjadi sorotan publik, hal itu karena adanya temuan konten yang berbau pornografi yang terdapat pada platformnya.

Pemerintah kemudian langsung mengambil sikap tegas dengan meminta kepada WhatsApp segera melakukan penghapusan konten tersebut dalam kurun waktu 2×24 jam. Bahkan, karena adanya kejadian itu mucul seruan dari Yayasan Lembaga Konsumen Indonesia (YLKI) untuk meminta menutup layanan tersebut.

BACA JUGA : Nonton Pertandingan NBA Secara Live Lewat BBM!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here