berita Terkini : Catatan Penting Mengenai Tito Karnavian Dibalik Prestasi Pemberantasan Terorisme !

0
1043
tito karnavian

berita Terkini : Catatan Penting Mengenai Tito Karnavian Dibalik Prestasi Pemberantasan Terorisme !

Indowarta.com– Presiden Joko Widodo akhirnya menunjuk Tito Karnavian sebagai calon tunggal Kepala Kepollisian Republik Indonesia atau Kapolri yang menggantikan posisi Jenderal Badrodin Haiti yang akan memasuki usia pensiun.

Presiden Jokowi berharap bahwa keputusannya tersebut mampu untuk meningkatkan porfesionalisme Polri sebagai pengayom masyarakat. Selain itu Joko Widodo juga berharap untuk perbaikan kualitas hukum khususnya pada bidang korupsi, pemberantasan narkoba dan juga terorisme.

Semasa berkarier di ranah kepolisian, Tito memang sangat berpengalaman pada bidang terorisme. Pretasi yang berhasil dia catatkan adalah menangkap teroris Azahari Husin beserta kelompoknya di Batu, Malang, Jawa Timur, membongkar orang-orang yang terlibat dengan konflik yang terjadi di Poso dan juga penumpasan jaringan terorisme pimpinan Noordin M Top pada tahun 2009 silam.

tito karnavian

Tidak lama setelah itu, Tito telah dipromosikan untuk menjadi Kepala Densus 88 Antiteror Polri. Dia juga mendapatkan kenaikan pangkat dari Komisaris Besar ke Brigadir Jenderal. Namun segala prestasi yang didapat Tito ketika menjabat sebagai Kadensus 88 Antiteror Polri 2009-2010 tidak serta merta berjalan mulus tanpa kendala.

Menurut Komisi Untuk Orang Hilang Dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras), minimnya evaluasi institusional Densuss 88 sangat terkait dengan Tito Karnavian. Wakil Koordinator Kontras yakni Putri Kencana mengatakan bahwa selama ini Polri masih belum punya mekanisme evaluasi atas penanganan Densus 88 terhadap terduga teroris.

Menurut catatan dari kontras, tidak sedikit kasus terorisme yang memiliki unsur pelanggaran hak asasi manusia (HAM). Putri mengatakan bila Densus 88 tidak teraudit, maka upaya Tito untuk membangun reputasi kemanan di Indonesia akan sia-sia saja.

Putri menuturkan bahwa Kontras telah mengumpulkan beberapa catatan penting yang terkait dengan penanganan terorisme selama Tito Karnavian masih menjabat sebagai Kepala Densus 88 Antiteror. Catatam tersebut sangat penting untuk dijadikan bahan kritik jika nanti Tito resmi terpilih menjadi Kapolri. Beberapa catatan tersebut adalah Penggerebekan Jalin Jantho, Penggerebekan teroris di Cawang dan juga Cikampek, Perampokan bank CIMB Medan, Penggerebekan Noordin M Toop, dan Penggerebekan teroris di Cempaka Putih.

baca juga :

Berita Hari Ini : Lewat Video Youtube, SBY Minta Pencalonan Tito Karnavian Sebagai Calon Kapolri Bersih Dari Unsur Politik !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here