Cerita TNI Lumpuhkan KKB Papua dan Bebaskan Sandera!

0
542
Pembebasan Sandera di Papua.
Copyright©sindonews

Cerita TNI Lumpuhkan KKB Papua dan Bebaskan Sandera!

Indowarta.com – Kapendam XVII Cendrawasih Kolonel Infanteri Muhammad Aidi memaparkan detik-detik akan dilakukannya serbuan dari pasukan TNI AD di Desa Kimbely, Banti, Papua, yang diketahui sudah dikuasai oleh sejumlah orang yang bergabung dalam Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB).

BACA JUGA : Polisi Umumkan 21 DPO Anggota KKB di Papua!

Sebelum Satgas Terpadu TNI-Polri melakukan evakuasi kepada sejumlah warga yang menjadi korban sandera oleh KKB itu, pasukan TNI AD terlebih dahulu masuk dalam wilayah tersebut untuk melakukan serbuan.

“Sekitar pukul 04.17 WIT, para Pasukan Khusus Indonesia atau Kopassus sebanyak 13 orang, dibantu pasukan Raider 751 sebanyak 30 orang bergerak cepat masuk ke daerah sasaran untuk menyerbu atau menguasai perkampungan Kimbely. Dua tim dari Taipur Kostrad bertugas masuk sasaran dan menguasai permukiman Banti,” jelas Aidi saat rilisnya, Jumat (17/11/2017).

Sekitar pada pukul 07.00 WIT, pasukan TNI AD yang melakukan serbuan sudah berhasil menguasai wilayah tersebut. Kemudian mereka melaporkan kepada Pangdam Cendrawasih Mayjen TNI George Elnadus Supit. Setelah itu, Pangdam  memberikan perintah kepada prajuritnya untuk segera menguasai pos pengamanan yang diketahui ditempati oleh KKB.

“Kurang dari dua jam, seluruh medan camp OPM (Organisasi Papua Merdeka) berhasil dikuasai pasukan TNI. Para pemberontak atau separatis berhamburan melarikan diri ke hutan dan gunung di sekitar lokasi penyerbuan,” ujar Aidi.

Pembebasan Sandera di Papua
Copyright©multimedianews

Pihak dari TNI sendiri masih belum dapat mengonfirmasi ada tidaknya korban dari KKB atau OPM dalam serbuan kali ini. Kata Aidi, pada saat penyerbuan berlangsung, cuaca di Desa Kimbely dan Banti berkabut tebal.

BACA JUGA : OPM Bantah Sandera 1300 Warga Mimika Papua!

Ketika lokasi telah dinyatakan aman dari anggota KKB, kata Aidi, Satgas Terpadu TNI-Polri langsung datang ke lokasi untuk mulai melakukan evekuasi kepada warga yang menjadi sandera ke Tembagapura.

“Sekitar pukul 14.00 WIT, prosea evakuasi berhasil dilaksanakan dengan jumlah korban separatis 347 orang terdiri dari warga pendatang dan asli Papua,” pungkasnya.

Setelah evakuasi selesai, Satgas Terpadu TNI-Polri masih tetap berada di wilayah tersebut dengan tujuan untuk memberikan pengamanan kepada sejumlah warga yang enggan dievakuasi ke Tembagapura.

“Warga yang tinggal meminta jaminan keamanan dari aparat TNI dan jaminan logistik dari Pemda,” ujarnya.

BACA JUGA : 344 Sandera KKB Selamat dan Dibawa Ke Tembagapura!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here