Pakar Geologi Sebut Tahun Depan Bakalan Banyak Terjadi Gempa Bumi!

    0
    396
    gempa bumi.

    Pakar Geologi Sebut Tahun Depan Bakalan Banyak Terjadi Gempa Bumi!

    Indowarta.com– Beberapa pakar geologi telah meminta kepada semua orang lebih waspada pada tahun depan. Hal ini karena mereka telah memperkirakan akan terjadi lebih banyak lagi gempa bumi dipicu kecepatan perputaran bumi yang berubah-ubah bakan cenderung melambat.

    BACA JUGA : Viral Video FB Mobilio Vs Truk Rebutan Masuk Tol Sampai Baret!

    Menurut beberapa geolog, fluktuasi rotasi Bumi ini memangalh tidak terlampau besar. Kemunginan yang paling dirasakan adalah perbedaan panjang hari yang berubah sekitar beberapa milidetik. Namun hal itu bisa berdampak terhadap energi dilepaskan dari gesekan antarlempeng bumi. Bahkan bisa memicu aktivitas kegempaan yang lebih sering, terutama di dalam daerah tropis. Hal ini dilansir dari The Guardian.

    Kesimpulan dari hal tersebut telah diberikan oleh dua peneliti berbeda di Amerika Serikat. Dua peneliti tersebut adalah Roger Bilham dari Universitas Colorado, Boulder dan juga Rebecca Bendick dari Universitas Motana, Missoula. Mereka beruda ini telah memaparkan hasil riset mereka di dalam makalah dalam pertemuan Masyarakat Geologi Amerika pada bulan Oktober 2017 yang lalu.

    Gempa Bumi1

    Dua peneliti tersebut telah menyatakan bahwa mendasarkan penelitiannya pada beberapa gempa bumi yang memiliki skala kekuatan 7 dan diatasnya yang sudah terekam semenjak tahun 1900an. Mereka telah memberikan kesimpulan bahwa ada lima masa di mana terjadi beberapa gempa bumi besar di Bumi, dibandingkan dengan waktu lainnya. Menurut Bilham, pada saat tertentu saja bisa terjadi 25 hingga 30 kali gempa bumi dalam setahun. Sedangkan di masa lainnya paling banyak rata-rata 15 kejadian.

    Bilham dan juga Bendick ini telah mengatakan bahwa pada saat rotasi Bumi ini menjadi sedikit melambat, maka jumlah gempa bumi ini akan bertambah. Mereka telah menyatakan bahwa ada masa selama lima tahun perputaran bumi berkurang.

    Bilham mengatakan “Hubungan antara rotasi Bumi dan gempa bumi sangat kuat, dan kemungkinan frekuensinya meningkat pada tahun depan. Itu berbanding lurus. Bumi memberi kita waktu lima tahun buat bersiap menghadapi gempa”.

    baca juga : Mengintip Sejarah Taktik Perang Gerilya Jenderal Sudirman yang Buat Belanda Kelabakan!

    Lalu mereka berdua menyebutkan bahwa ternyata roatsi Bumi ini sudah mulai melambat sejak empat tahun yang lalu yang diukur melalui jam atom. Maka dari itu, mereka berdua telah menyatakan bahwa supaya jangan heran jika tahun depan telah diperkirakan jumlah gempa bumi agak meningkat. Namun mereka juga menyatakan bahwa gempa bumi ini tidak bisa diramal kapan akan terjadi.

    baca juga : 

    Saat Ditemukannya Planet Mirip Bumi!

     

    LEAVE A REPLY

    Please enter your comment!
    Please enter your name here