Berita Hari Ini : Banjir Sekaligus Tanah Longsor Di Purworejo Renggut 46 Nyawa !

0
3594
banjir-purworejo_

Banjir dan Tanah Longsor di Purworejo Memakan Banyak Korban Jiwa

Indowarta.com – Bencana alam kembali terjadi di Negara Kesatuan Republik Indonesia, setelah beberapa bencanan alam menyinggahi dan membuat panik warga yang bertempat tinggal di daerah yang bertempat tinggal di daerah tersebut, bencanan alam memang hari-hari belakangan ini menyinggahi derah luar pulau Jawa Indonesia,  tapi kali ini bencana alam sudah berpindah tempat setelah menyinggahi daerah luar pulau Jawa kini giliran daerah yang berada di pulau Jawa.

Tepatnya di daerah  Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, Jawa Tengah, mengabarkan jika jumlah korban yang tewas akibat bencana alam dan tenah longsor mencapai 46 orang .

Kabar tersebut di pastikan kebenarannya oleh Budhi Hardjono selaku Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Purworejo, dirinya memastikan bahwa dalam kejadian banjir dan tanah longsor  yang menimpa kabupaten Purworejo pada 18 Juni 2016 lalam menewaskan 46 orang. Dari jumlah yang telah di sebut kan itu, ketika proses evakuasi hari pertama  yang di lakukan pada Minggu (19/6/2016) pihak Tim Sar berhasil mengevakuai sebanyak 27 korban.

Dalam banjir Purworejo ini yang menewaskan 46 korban ini, tidak hanya terjadi di satu desa tetapi korban yang menjadi amukan banjir dan tanah longsor tersebut berasal dari desa-desa yang terdapat di kabupaten Purworejo. Berikut data lokasi bencana  dan jumlah korban yang berhasil di temukan.

Lokasi pertama di  Dusun Desa Karangrejo, Kecamatan Loano di evakuasi sebanyak sembilan korban. Kemudian di Desa Donorati, Kecamatan Purworejo ditemukan sebanyak tiga orang.

Di Desa Sidomulyo, Kecamatan Purworejo berhasil dievakuasi sebanyak lima orang, di Desa Mranti dua orang, Desa Pacekelan sebanyak dua orang. Desa Jelok, Kecamatan Kaligesing ditemukan tiga korban. Dan di tiga desa masing-masing Desa Tangkisan, Berjan dan Desa Bagelen ditemukan satu orang korban meninggal.

Proses evakuasi korban bencana banjir Purworejo hari pertama sudah di hentikan pada pukul 17.00 WIB tadi, dan rencana nya proses evakuasi akan kembali di lanjutkan besok pagi. “ Terpaksa harus kami hentikan proses evakuasi yang telah tertimbun tanah sebab cuacanya tidak mendukung. Dengan cuaca yang mendung seperti ini kami semua kawatir akan terjadi turun hujan ,” ungkap Budhi Hardjono.

Data berebeda datang  dari pihak Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Pihak BNPB menyebutkan pada kejadian bencanan alam banjir dan tanah longsor yang terjadi di Kabupaten Purworejo telah mengakibatkan 35 korban tewas, 25 korban hilang, 14 korban luka-luka.

Dalam kejadian ini bukan hanya mengakibatkan korban tewas melainkan juga mengakibtkan ratusan rumah rusak serta kerugian ekonomi ditafsir senilai miliaran rupiah. Sutopo Purwo selaku Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB mengatakan jika data tersebut terhimpun hingga Minggu (19/6/2016) pukul 17.30 WIB. Dari data yang telah terhimpun tersebut, wilyah Kabupaten Purworejo paling banyak terdapat korban jiwa akibat banjir dan tanah longsor, tercatat ada  19 tewas, 25 orang hilang dan 11 luka-luka.

Baca Juga : Satelit BRI Akan menjadi Titik Balik Kesuksesan Yang Akan Digapai Oleh BRI dan Nasabahnya !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here