Anies Baswedan Jelaskan Soal Mekanisme Program DP Nol Rupiah!

0
259
Anies Baswedan Jelaskan Soal Mekanisme Program DP Nol Rupiah
Copyright©kompas

Anies Baswedan Jelaskan Soal Mekanisme Program DP Nol Rupiah!

Indowarta.comAnies Baswedan telah menjelaskan dengan adanya program DP 0 rupiah ini telah difokuskan untuk penduduk yang memang belum memiliki rumah dan hal tersebut telah memenuhi beberapa kriteria kepemilikan rusunami.

Penjelasan ini telah disampaikan pada saat pidato yang menanggapi dalam sebuah rapat paripurna soal APBD untuk tahun 2018 mendatang di geduang DPRD, Senjmin (20/11/2017). “Saya jelaskan bahwa program ini bertujuan memberikan kemudahan akses kepemilikan perumahan untuk masyarakat penerima manfaat di provinisi DKI Jakarta yang sasarannya di fokuskan untuk penduduk yang belum memiliki rumah serta memenuhi kriteria kepemilikan rumah susun sederhana milik,”tutur Anies Baswedan.

Baca Juga Otak Atik Soal Daya Listrik Rumah Tangga!

Program DP Rp 0 ini sudah memiliki dasar peraturan dari Bank Indonesia Nomor 18/16/PBI/2016 pada tanggal 29/10/2016 lalu soal Loan to Value atau KPR beserta DP Kendaraan bermotor. Ungkap Anies,”Pada Pasal 17 peraturan Bank Indonesia tersebut telah diatur pengecualian terkait pemenuhan terhadap rasio Loan to Value untuk pembiayaan program perumahan pemerintahan pusat atau pemerintah daerah.”

Anies Baswedan Jelaskan Soal Mekanisme Program DP Nol Rupiah
Copyright©kompas

Dalam pasal 17 yang memiliki isi, kredit atau pembiayaan dalam rangka melaksanakan program perumahan pemerintah pusat dan pemerintah daerah sebagaimana dimaksud dengan peraturan undang-undang yang telah berlaku sepanjang didukung dengan sebuah dokumen yang dinyatakan kalau kredit atau pembiayaan itu adalah program perumahan pemerintah pusat atau pemerintah daerah yang dikecualikan dari sebuah ketentuan ini tetap perhatikan prinsip kehati-hatian dan juga peraturan perundang-undang yang terkait yang sudah berlaku.

Baca Juga BBM Satu Harga Sejahterakan Masyarakat!

Anies Baswedan juga mmeberikan penjelasan untuk skema ketersediaan rumah ini akan melalui suatu pembangunan rusun terbaru dengan APBD di atas lahan milik Pemerintah Provinsi DKI jakarta. Pemprov DKI Jakrta ini akan melibatkan pihak swasta untuk membangun rumah masyarakat yang memiliki penghasilan rendah.

Ternyata tidak hanya itu saja, pemprov juga akan libatkan BUMD/BUMN dalam penyediaan rumah yang memiliki proporsi tergantung pada lokasi lahan secara rata-rata 70% diperuntukkan untuk komersial dan 30% untuk MBR. Anies Baswedan juga mengatakan saat ini sidang telah disiapkan untuk kelembagaan dan juga mekanisme yang akan menyelenggarakan DP Rp 0 yang nantinya terdapat asuransi kredit juga.

Baca Juga Meikarta Jadi Buruan Konsumen Karena Hal Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here