Ketua RT Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus Persekusi Sepasang Kekasih di Cikupa!

0
387
Copyright©YouTube

Ketua RT Ditetapkan Sebagai Tersangka Dalam Kasus Persekusi Sepasang Kekasih di Cikupa!

Indowarta.com – Masih membahas tentang Persekusi Sepasang Kekasih, pada saat Polres Tangerang tetapkan bahwa Ketua RT telah terlibat masalah tersebut. Ketua RT yang memiliki inisial T di Kampung Kadu, Kelurahan Sukamulya, Kecamatan Cikupa, Tangerang telah diresmikan sebagai tersangka.

Diketahui bahwa T juga terlibat langsung dalam aksi mengarak dan juga aksi Persekusi Sepasang Kekasih kepada pasangan yang telah dituduh warga melakukan masuk di lingkungannya. Akhirnya pihak Kapolres Kabupaten Tangerang AKBP bernama Sabilul Alif mengatakan bahwa T telah berperan langsung sebagai pendobrak pintu kontrakan pada saat R dan M sedang di dalam kontrakan tersebut.

Baca Juga Tak Terima Sang Guru Dihujat, Murid Habib Rizieq Shihab Polisikan Akun FB Azriel!

Ungkap Sabilul yang di posting melalui akun Facebook pribadinya pada saat berikan keterangan pers pada Selasa 14/11/2017 lalu,”T adalah yang pertama mendobrak pintu. Dan langsung pertama kali dia melakukan penggerebekan. Dan dia yang sempat memobilisasi masa.”

Selain itu, Sabilul juga telah menambahkan kalau T ini juga sempat merekam aksi pengarakan dan juga penganiayaan kepada warga yang memiliki inisial R dan M. Ungkap Sabilul bahwa sebagai Ketua RT juga sempat mengingatkan supaya massa tak main hakim sendiri.

Persekusi di Tangerang
Copyright©tribunnews

Lanjutnya”Memang sempat ngomong jangan main hakim sendiri tapi justru dia yang melakukan penganiayaan, dia yang mukulin,” “Ini sudah melanggar pasal 170 dan 355 KUHP yang ancaman hukumannya lima tahun penjara.”

Kronologi dari Persekusi Sepasang Kekasih itu ternyata mereka tidak melakukan apapun pada saat di grebek warga. Pendapat Sabilul, pada awalmulanya M minta dibawakan makanan oleh R pada pukul 22:00 WIB tiba di kontrakan M untuk mengantar makanan tersebut.

Baca Juga Posting Hate Speech, Pemilik Akun FB Fajrul Anam Diciduk Polisi!

Dua pasangan itu masuk ke dalam kontrakan untuk memakan makan yang sudah diu beli tadi. “Ketua RT gedor pintu kontrakan M, pintunya tidak tertutup rapat.” Ungkap Sabilul di akun instagramnya @m.sabilul_alif.

Pada saat itu T datang tidak sendirian, dia bersama dengan dua orang lain yang memiliki inisial G dan NA. Setelah menggedor pintu dan masuk ke dalam kontrakan, ketiga orang tersebut poaksa R dan MA akui kalau mereka sedang berbuat mesum.

“keduanya dipaksa untuk mengaku berbuat mesum dan sempat tiga orang inisial G,T dan A ini memaksa laki-laki untuk mengaku dan sempat mencekik,” ujarnya.

R tidak bersedia mengakui semua itu, oleh karena itu sepang sejoli ini diarak oleh massa ke depan ruko yang kemungkinan jaranya 200 meter dari kontrakkan. Adapun pendapat Sabilul yang menejlaskan pada awalnya kedua sejolki itu dibawa ke rumah ketua RW, tetapui ketika di depan ruko, massa sudah menganiaya dan melucuri pakaian keduanya.

Pengungkapan Sabilul,”Di situlah mereka dipaksa, ditempeleng, dipukuli untuk mengaku. Bahkan yang paling menyedihkan dari salah satu ini membuka baju perempuan, untuk memaksa. Yang laki-laki melindungi dan juga sudah tidak menggunakan baju sama sekali.”

Akhirnya dalam kasus Persekusi Sepasang Kekasih ini pihak polisi tetapkan enam orang sebagai tersangka. Mereka berinisial G,T,A,I,S, dan N. Mereka dikenakan pasal 170 KUHP tentang penganiayaan juncto pasal 335 KUHP tentang perbuatan tidak menyenangkan dengan hukuman lima tahun penjara.

Baca Juga Fahri Hamzah Minta Setya Novanto Diperlakukan Seperti Richard Joost Lino!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here