Berita Terkini : Hindari Uang Palsu, BI Himbau Tukar Uang Baru Secara Resmi Saja !

0
877
uang palsu

Berita Terkini : Hindari Uang Palsu, BI Himbau Tukar Uang Baru Secara Resmi Saja !

Indowarta.com– Bank Indonesia atau yang sering disebut dengan BI menghimbau kepada masyarakat untuk menukar uang di tempat-tempat yang sudah ditentukan selama bulan Ramadhan ini. Hal ini dilakukan guna menghindari uang palsu.

Kepala Divisi Sistem Pembayaran dan Pengelolaan Uang Rupiah, Mikael Budisatrio pda saat beada di Bandung hari Senin 20 Juni 2016 telah mengatakan bahwa hindari treansaksi dengan penjual uang karena hal tersebut bisa merugikan. Seperti uang yang didapatkan tidak sesuai dengan yang ditukarkan atau bahkan konsumen mendapatkan uang palsu. Oleh sebab itu dia menghimbau kepada masyarakat untuk menukarkan uangnya di tempat resmi yang sudah disediakan.

Pada bulan Ramadhan kali ini, transaksi tunai telah diprediksi akan meningkat sebanyak empat kali lipat dibandingkan dengan hari biasa. Biasanya peningkatan ini juga dibarengi dengan peredaran uang palsu. Oleh sebab itu masyarakat harus benar-benar teliti dan juga berhati-hati dalam menukarkan uangnya.

uang palsu

Selain dengan cara melakukan penukaran uang di temapt yang resmi, cara cepat untuk menghindari uang palsu adalah dengan cara menguasai 3D yaitu dilihat, diraba dan diterawang.

Terkait dengan uang palsu ini, pihak BI sendiri juga sudah berkerja sama dengan pihak kepolisian. Namun pada bulan Ramadhan ini, tidak dipungkiri juga bahwa tugas polisi kini bertambah banyak juga.

Misalnya adalah penjagaan arus mudik sampai penjagaan kemtibmas di komplek-komplek. Walaupun demikian, pihak pollisi akan dengan sigap menangani kasus uang palsu ini.

Salah satu upaya yang dilakukan untuk mengantisipasi kebutuhan masyarakat akan uang kartal ini pada bulan Ramadhan dan lebaran tahun 2016 ini adalah antor Perwakilan Wilayah Bank Indonesia Provinsi Jawa Barat kini telah menyiapkan uang baru atau uang layak edar senilai Rp 16,47 triliun.

Stok uang yang telah dialokasikan pada tahun 2016 ini secara total telah meningkat sebesar 14,1 persen dibandingkan dengan tahun 2015. Selama bulan Ramadhan ini, diprediksi bahwa kebutuhan uang kartal ini sebesar Rp 10,77 triliun. Kebutuhan tersebut terdiri dari uang pecahan besar sebanyak Rp 9,83 triliun dan uang pecahan kecil sebanyak Rp 0,94 triliun.

baca juga :

Berita Terkini : Jika Benar Maju Di Jalur Politik, Segelintir Teman Ahok Akan Buang KTP !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here