Tahun 2018, UMK Karawang Masih Tertinggi Nasional!

0
201
UMK Jatim
Copyright©wp

Tahun 2018, UMK Karawang Masih Tertinggi Nasional!

Indowarta.com- Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Karawang, Jawa Barat ini telah menyatakan bahwa Upah Minimum Kabuptan (UMK) Karawang atau UMK Karawang ini telah mencapai hampir Rp 4 juta atau yang lebih tepatnya adalah Rp 3.919.291 pada tahun 2018 ini.

BACA JUGA : Nelayan Ini Temukan Muntahan Ikan Paus Sebanyak 200 Kg, Harganya Bisa Bikin Kaya Mendadak!

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Karawang, Suroto, di Karawang pada hari Kamis 23 November 2017 ini telah mengatakan “Pemprov Jabar sudah memutuskan kenaikan UMK Karawang Rp 3.919.291 (pada Selasa 21 November-red). Jadi naik dari tahun ini Rp 3.605.272 menjadi Rp3.919.291”.

Suroto telah mengatakan bahwa nominal UMK Karawang yang sudah mencapai hampir angka Rp 4 juta tersebut telah membuat Karawang masih menduduki peringkat tertinggi dalam pengupahan secara nasional.

Uang Rupiah, (1)
Copyright ©kabarin

Suroto telah mengatakan “Kita tidak bangga dengan status kenaikan upah tertinggi, karena tentunya akan berdampak terhadap perusahaan yang memutuskan untuk pindah dari Karawang”. Tingginya UMK tersebut juga nantinya dikhawatirkan akan berdampak terhadap Pemutusan Hubungan Kerja (PHK). Pada tahun 2017 ini telah tercatat sebanyak 12 ribu karyawan yang di PHK hingga bulan September 2017 ini.

BACA JUGA : Mulai di Era Jokowi, Harga BBM di Papua Sama dengan di Jawa!

Dirinya telah memberikan prediksinya kenaikan UMK Karawang pada tahun 2018 ini banyak perusahaan, terutama perusahaan yang telah bergerak di bidang tekstil, sandang dan kulit. Itu bisa terjadi karena perusahaan tersebut sudah tidak kuat lagi membayar upah para pekerjanya.

Sementara itu Pemerintah Kabupaten Karawang sendiri akan melakukan kajian untuk bisa mengantisipasi dampak dari kenaikan UMK Karawang tersebut. Hal ini dikarenakan akan dikhawatirkan kenaika UMK ini berdampak tidak baik seperti PHK dan juga dampak negatif yang lainnya.

Suroto mengatakan bahwa nantinya juga dikhawatirkan akan terjadi kesulitan di dalam penyerapan terhadap angkatan kerja. Tentu saja ini tidak baik untuk masyarakat kedepannya nanti.

Walaupun UMK yang sudah ditetapkan ini sudah terbilang tinggi, namun jangan lupa mengenai dampak negatif yang akan ditimbulkan nanti. Dengan besarnya UMK, ditakutkan nanti perusahaan tidak bisa membayar upah pekerjanya yang begitu tinggi.

baca juga : 

UMK Ditetapkan, Buruh Jabar Lakukan Aksi Demo!

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here