Peristiwa yang Memicu Munculnya Nota Larangan Foto Di Depan Ka’bah!

0
402
Ka'bah
Copyright©ThinkStock

Peristiwa yang Memicu Munculnya Nota Larangan Foto Di Depan Ka’bah!

Indowarta.com – Pemerintah Arab Saudi sudah menyurati ke sejumlah negara yang menyelenggarakan haji di seluruh dunia, tujuan adanya surat tersebut adalah untuk menegaskan sebuah larangan mengambil gambar pada dua masjid suci.

BACA JUGA : Liga Arab Beri Label Hizbullah sebagai Teroris, Hamas Menolak!

Adanya penegasan ini usai terjadinya sebuah peristiwa yang terjadi didekat Ka’bah. Dalam surat diplomatik yang telah dikirim oleh Menteri Haji dan Umrah Saudi, Mohammed Saleh Bin Taher Benten menyatakan awal mula peristiwa itu, hingga keputusan untuk larangan foto didepan Ka’bah.

Jadi peristiwa itu terjadi pada saat seorang petugas yang berada di Masjidil Haram mendapati adanya seorang jamaah haji dan umrah yang sedang foto didepan Ka’bah, pada saat akan dilakukan pengambilan foto mereka telah membawa bendera kebangsaannya.

“Sebagian jamaah haji dan umrah dari berbagai kewarganegaraan menaikkan bendera negara mereka kemudian melakukan pengambilan gambar di dalam koridor Masjidil Haram,” ungkap Mohammed Saleh pada surat bertanggal 12 November 2017 itu, seperti dikutip, Jumat (24/11/2017).

Ka'bah.
Copyright©Reuters

Melihat kejadian itu, petugas kemudian memberikan tuguran kepada mereka yang sedang mengambil gambar. Mereka mengaku kalau masih belum mengerti adanya larangan foto didepan Ka’bah yang sampai sekarang ini diberlakukan.

BACA JUGA : Pangeran Arab Saudi Mansour bin Muqrin tewas Dalam kecelakaan Helikopter!

Usai kejadian itu, pemerintah Arab Saudi menilai kalau kejadian seorang jamaah haji dan umrah yang tidak tahu bahwa adanya larangan foto didepan Ka’bah ini menjadi suatu permasalahan yang serius. Sehingga perlu adanya pengiriman surat diplomatik ke sejumlah negara yang mengadakan penyelenggaraan haji dan umrah.

“Ketika ditegur dan dinasehati oleh pihak berwenang keamanan Masjidil Haram bahwa apa yang telah mereka lakukan itu melanggar peraturan dan instruksi, sebagian dari mereka berdalih bahwa hal tersebut untuk kenang-kenangan dan tidak tahu bahwa ada instruksi yang melarang pengambilan gambar tersebut,” tutur Mohammed Saleh.

Selama ini, memang ada banyak dari jamaah yang sudah melakukan foto selfie di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi. Keduanya merupakan tempat favorit untuk para jamaah yang datang melakukan foto ataupun selfie dengan latar belakang Masjidil Haram.

Baca Juga Buni Yani Ajukan Banding Atas Vonis 1.5 Tahun Penjara!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here