Salah Tulis Pernyataan Presiden Jokowi, Admin Sekretariat Kabinet Dipecat!

0
932
Sekretaris Kabinet Pramono Anung
Copyright ©Okezone

Salah Tulis Pernyataan Presiden Jokowi, Admin Sekretariat Kabinet Dipecat!

Indowarta.com – Pramono Agung selaku Sekretaris Kabinet mengatakan, memang sudah ada kesalahan yang telah dilakukan oleh admin akun resmi Setkab di media sosial Twitter, @setkabgoid, saat mengutip pernyataan dari Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

BACA JUGA : NU Siapkan Nama Nama Pengganti Khofifah!

Dalam kicau yang telah diunggah pada hari Senin, 27 November 2017 itu, menuliskan “Kita sudah minta kepada jajaran NU agar tegas pada aliran radikal & intoleran, apapun organisasinya – Presiden @jokowi.

Tidak hanya keterangan, namun dalam tweet itu juga telah mengunggah foto Jokowi yang sedang bersama dengan Ketua Umum Pengurus Besar Nahdatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj, serta juga terlihat Rais Aam PBNU Ma’ruf Amin.

WAJIB BACA :  Kalahkan Jokowi, Nama Habib Rizieq Shihab Paling Banyak Dicari di Google Sepanjang Tahun 2017!

Pada foto unggahan tersebut juga tertuliskan keterangan, “Saya sudah minta kepada jajaran NU agar tegas pada aliran radikal dan intoleran, apapun organisasinya. -Presiden Joko Widodo-“.

“Iya, adminnya yang salah dan tweet sudah di-delete(dihapus),” ungkap Pramono, pada Selasa (27/11/17).

Tweet akun Setkab
Copyright ©Twitter/@setkabgoid

Keterangan yang sudah dituliskan dalam tweet itu memang sangat berbeda dengan kalimat yang sudah diucapkan oleh Jokowi pada saat membuka Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Mataram, yang telah diselenggarakan di Lombok, Kamis (23/11/17).

BACA JUGA : Khofifah Resmi Ajukan Surat Pengunduran diri Untuk Pilkada Jatim kepada Jokowi!

Pada saat itu, Jokowi mengungkapkan, dia meminta kepada seluruh jajarannya di pemerintahan untuk menindak tegas kelompok radikal. Akan tetapi, dalam akun Twitter @setkabgoid menuliskan keterangan bahwa Presiden sudah memerintahkan jajaran NU.

WAJIB BACA :  Kalahkan Jokowi, Nama Habib Rizieq Shihab Paling Banyak Dicari di Google Sepanjang Tahun 2017!

“Yang benar arahan Presiden ditujukan kepada seluruh jajaran pemerintah agar tegas dan tidak memberikan toleransi terhadap aliran radikal dan intoleran yang ada di negara kita,” kata Pramono.

Dia memastikan, seorang admin yang sudah memegang akun Twitter Setkab itu sekarang ini telah dicopot dari jabatannya. Sehingga dia sudah tidak lagi memiliki tanggung jawab untuk mengelola akun @setkabgoid.

“Saya sudah minta adminnya diganti karena kesalahannya sangat mendasar,” ucap dia.

Walau sudah dihapus dari akun itu, namun keterangan yang mengutip pernyataan dari Jokowi ini sudah terlanjur mendapatkan banyak tanggapan dari netizen. Hingga pada Selasa hari ini, sudah ada 477 netizen yang memberikan komentar dan mendapatkan re-tweet dari 417, serta disukai sebanyak 613.

BACA JUGA : Habib Rizieq Shihab Pulang ke Indonesia?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here