Ketika RS Sumber Waras Kebingungan Diminta Kembalikan Dana Rp 191 Miliar Oleh Sandiaga Uno!

0
296
RS Sumber Waras
Copyright©Tempo

Ketika RS Sumber Waras Kebingungan Diminta Kembalikan Dana Rp 191 Miliar Oleh Sandiaga Uno!

Indowarta.com – Kabar terbaru dari RS Sumber Waras, Direktur Yayasan Kesehatan Sumber Waras bernama Abraham Tejanegara yang kini tengah berikan tanggapan soal pernyataan Sandiaga Uni sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta telah meminta untuk kembalikan uang kelebihan dalam pembelian lahan RS Sumber Waras sebesar Rp 191 miliar.

Adapun pengungkapan dari Abraham,”Nah, itu yang saya jadi bingung jadinya gimana. Kalau menurut saya, itu sudah enggak ada hubungannya. Kami melakukan transaksi itu sudah berdasarkan NJOP (Nilai Jual Obyek Pajak) dan kesepakatan kedua belah pihak.”

Baca Juga UMK Ditetapkan, Buruh Jabar Lakukan Aksi Demo!

Dia juga sudah menjelaskan bahwa penjualan lahan itu sudah melalui proses audit Badan pemeriksa Keuangan. Selain itu dia juga mengaku adanya temuan BPK ini juga terkait dengan kelebihan harga pembelian, namun hal itu tak perlu di permasalahan sudah clear.

RS Sumber Waras
Copyright©Tempo

Ungkapnya,”Nah, BPK itu yang mengatakan bahwa terjadi kelebihan pembeyaran. Dasarnya apa? Sebab, sebelumnya terjadi penjualan kepada DKI, kami sudah pernah melakukan ikatan jual beli dengan pihak Ciputra.”

Pada saat itu ungkapnya, NJOP lahan telah memiliki nilai Rp 12.155 juta per meter persegi dan akan dijual ke Ciputra sebesar Rp 15.5 Juta per meter persegi yang kini memiliki total harga sebesar Rp 500 juta. “pada saat itu, jual beli dengan Ciputra batal karena ketidaksesuaian dengan peruntukan menurut perjanjian semula. Jadi, pada tahun berikutnya, kami jual kepada Pemprov DKI,” ungkap Abraham.

Dalam penjualan kepada Pemprov DKI, amaka NJOP lahan memiliki harga Rp 20 juta per meter persegi jadi untuk harga jual lebih mahal dan hal tersebut mengikuti NJOP yang sudah ditetapkan. Ungkap Direktur RS Sumber Waras,”Nah, kalau pak Sandi minta kami kembalikan uang kelebihan itu, saya kan enggak bisa ngomong. Yang berhak membatalkan pembelian itu kan pengadilan.”

Baca Juga Pemain Lama Merasa Terancam, Pengusaha Hotel Minta Airbnb Dibekukan!

Untuk prosesi jual beli lahan RS Sumber Waras sudah selesai. Abraham memiliki penilaian dalam masalah lahan ini bukan lagi tanggung jawab dari YKSW (Yayasan Kesehatan Sumber Waras),”Kami kembalikan ke perjanjian penjualan yang sudah terjadi. Penjualannya sudah clear dan sah karena dilakukan di hadapan notaris. Kalau begini terus enggak kelar-kelar,” tuturnya.

Sandiaga Uno tetap meminta YKSW kembalikan uang kelebihan Rp 191 miliar. Hal tersebut sebagai tindak lanjut temuan BPK. Dia juga mengungkapkan bahwa pembangunan RS kanker pertama di jakarta baru bisa dilanjutkan kalau posisi hukum lahan sudah memiliki kejelasan.

Baca Juga Ketika Tencent Disebut Lebih Bernilai Dibanding Facebook!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here