Penyederhanaan Golongan Listrik Keputusannya ada Di Presiden!

0
317
Ignasius Jonan
Copyright©squarespace

Penyederhanaan Golongan Listrik Keputusannya ada Di Presiden!

Indowarta.com – Ignasius Jonan selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) mengungkapkan, mengenai adanya keputusan penyederhanaan golongan listrik akan ada di tangan Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

BACA JUGA : Penyederhanaan Golongan Daya Listrik Untungkan Masyarakat, Tapi , ,

Sekarang ini internal pemerintah dan PT PLN (Persero), kata Jonan, masih melakukan pembahasan mengenai penyederhanaan golongan listrik itu, yang salah satunya juga menampung beberapa aspirasi yang disampaiakan masyarakat.

“Intinya gini, jadi kita akan tetap pada tahap menampung aspirasi masyarakat, diskusi, terus rekan media juga dimintai pendapat. Ini belum dijalankan kok. Jalankan atau tidak, nanti keputusannya ada di Presiden,” kata Jonan usai menghadiri acara Internasional Energy Conference 2017 di Hotel Sari Pan Pacific Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Dia mengatakan, Presiden Jokowi meminta untuk terlebih dahulu mensosialisasikan kebijakan penyederhanaan golongan listrik tersebut kepada masyarakat. Sehingga keputusan kebijakan ini tidak akan terburu-buru.

“Arahan Bapak Presiden, coba (rencana penyederhanaan golongan) ini disosialisasikan dulu, ditanyakan, sampai semua sepakat. Jadi tidak terburu-buru sekarang,” tutur dia.

PLN
Copyright ©Istimewa

Mantan Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (KAI) itu mengungkapkan, sekarang ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang telah meminta kepada PLN agar melaksanakan survei kepada masyarakat. Hal ini dilakukan untuk dapat mengetahui respon dan tanggapan dari masyarakat mengenai adanya penyederhanaan golongan listrik ini.

BACA JUGA : PLN Janji Turunkan Tarif Listrik, Tapi . .

Akan tetapi, Jonan enggan menjelaskan lebih lanjut lagi mengenai adanya aturan atau dasar hukum apa yang sudah dipakai untuk melakukan penyederhanaan golongan listrik. Namun dia menegaskan, sekarang ini yang terpenting adalah melakukan sosialisasi kepada masyarakat terlebih dahulu.

“Yang penting itu sosialisasinya, bukan peraturannya. Masyarakat bisa terima atau tidak, itu yang paling penting,” tutur dia.

Sebelumnya diketahui, rencana Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) adalah melakukan penghapusan daya listrik yang berada di bawah 4.400 Volt Ampere (VA). Untuk kedepannya para pelanggan rumah tangga hanya akan mendapatkan satu golongan listrik.

Sedangkan Wakil Menteri ESDM Arcandra Tahar menjelaskan, adanya penghapusan golongan listrik untuk daya 900 VA, 1.300 VA, dan 2.200 VA ini dilakan agar para pelanggan dapat menggunakan daya listrik yang lebih besar.

BACA JUGA : PLN Gelar Survey Soal Tambah Daya Listrik, Ini Hasilnya

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here