Airbnb Berkembang, Lapangan Kerja Jadi Terancam?

0
196
Airbnb
Copyright©Facebook/airbnb

Airbnb Berkembang, Lapangan Kerja Jadi Terancam?

Indowarta.com – Ketua Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Hariyadi Sukamdani mengaku, cukup khawatir dengan ekspansi dari situs hotel berbagi Airbnb (Airbed and Breakfast) jika terus dibiarkan saja bekembang di Indonesia sampai sekarang ini.

BACA JUGA : Jawaban Airbnb Saat Disebut Sebagai Penganggu Bisnis Perhotelan!

Karena adanya pekembangan dari Airbnb ini akan memberikan dampak. Salah satu dampak dalam jangka panjang untuk yang akan dirasakan nantinya adalah terkait dengan masalah pangan kerja dalam bidang perhotelan serta sertor yang terkait.

“Ada potensi kehilangan pajak, persaingan yang tidak adil, dan ke depan ada kekhawatiran kehilangan lapangan pekerjaan,” ucap Hariyadi saat di CORE Economic Outlook 2018 di Hotel JS Luwansa, Jakarta Selatan, Selasa (28/11/2017).

Airbnb sendiri merupakan sebuah situs yang berasal dari Amerika Serikat, dengan adanya situs itu maka memungkinkan para konsumen untuk memakai jasanya sebagai pemesanan kamar, ruangan, hingga sebuah rumah untuk seseorang sebagai tempat menginap.

Jawaban Airbnb Saat Disebut Sebagai Penganggu Bisnis Perhotelan
Copyright©REUTERS

Dan sekarang ini Airbnb terus mengalami pekembangan di Indonesia. Dengan adanya regulasi yang ada sekarang ini, Hariyadi menilai, pemerintah masih belum dapat mengatur kegaiatan bisnis yang sudah dijalankan oleh situs tersebut di Indonesia.

BACA JUGA : Pemain Lama Merasa Terancam, Pengusaha Hotel Minta Airbnb Dibekukan!

Dimana setiap hari semakin bertambahnya para konsumen yang berminat untuk menggunakan jasa Airbnb, dengan tujuan untuk melakukan pemesanan kamar, ruangan, dan beberapa diantaranya yang sudah disediakan.

“Enak sekali kan kalau di Airbnb itu, omzet mereka itu Rp 1 triliun lebih di Indonesia. Bisa saja kan misalnya pengusaha hotel dan apartemen gabung di Airbnb, enak tidak perlu bayar pajak dan dapat lebih banyak,” kata Hariyadi.

Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah terkait dengan kemana arah ekonomi digital Indonesia. Hingga saat ini, Hariyadi  menilai kalau masih belum adanya kejelasan mengenai arah kebijakan pemerintah.

Baik mengenai adanya sharing economy dalam bidang pada bidang akomodasi seperti halnya Airbnb ataupun pada bidang e-commerce. Oleh karena itu, pihaknya meminta kepada pemerintah untuk segera mengatur mekanisme kepada situs Airbnb yang berasal dari Amerika Serikat itu.

Baca Juga Ini Strategi BPJS Kesehatan untuk Pemulihan Defisit!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here