Kader Golkar Tak Diizinkan Oleh KPK Jenguk Setya Novanto!

0
227
Setya Novanto
Copyright ©tirto

Kader Golkar Tak Diizinkan Oleh KPK Jenguk Setya Novanto!

Indowarta.com – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sampai sekarang ini masih belum memberikan izin kepada seluruh kader Partai Golkar untuk menjenguk Setya Novanto di Rumah Tahanan (rutan) di Gedung KPK. Terkait dengan hal ini telah ungkapkan oleh kuasa hukum Novanto, Fredich Yunadi.

BACA JUGA : Gubernur Zumi Zola Terlibat dengan Kasus OTT 4 Pejabat Provinsi Jambi?

Dia mengatakan, sudah banyak kader Partai Golkar yang berkeinginan untuk menjenguk Setya Novanto. Akan tetapi, sampai sekarang ini adanya izin untuk penjengukan kepada kliennya itu masih belum dikeluarkan.

“Banyak pengurus-pengurus yang ingin ketemu. Kita sudah ajukan izin sejak 23 November. Tapi masih belum diizinkan hingga hari ini,” kata Fredrich saat di gedung KPK, Kuningan, Jakarta, Kamis (30/11/17).

Mengenai belum adanya pemberian izin dari KPK tersebut, membuat Plt Ketum Golkar Idrus Marham yang ingin bertemu dengan Ketua Umum nonaktif Partai Golkar rersebut tidak dapat terwujudkan. Hanya istri dan anak Setya Novanto saja yang sudah diberikan izin untuk dapat menjenguknya.

Fredich mengharapkan kepada KPK untuk segera memberikan izin mengenai hal itu, sehingga sejumlah kader Partai Golkar dan anggota DPR lainnya sudah diberikan kesempatan untuk dapat melakukan tatap muka dengan Setya Novanto.

Setya Novanto Bisa Lolos dari Jeratan Hukum Lho
Copyright©Liputan6

“Beliau kan sebagai ketua umum dari partai Golkar, kan banyak pengurus-pengurus yang harus bertemu. Termasuk kan dia sebagai ketua DPR,” ungkap dia.

BACA JUGA : Habib Rizieq Shihab Telepon dan Sebut Akan Hadiri Reuni Akbar 212!

Sebelumnya diketahui, sidang praperadilan Setya Novanto akan ditunda, adanya bentuk penundaan ini atas dasar dari permintaan KPK kepada hakim praperadilan perkara dalam Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, lantaran masih melakukan persiapan pada beberapa hal.

“Pelaku termohon, KPK tidak dapat hadir dan memohon agar dapat menunda sidang atas perkara yang dimaksud karena mempersiapkan bukti-bukti dan surat-surat administrasi lainnya,” kata hakim ketua tunggal Kusno kala membacakan surat permohonan yang diajukan KPK, Jakarta, Kamis (30/11/2017).

Pada awalnya, KPK sudah meminta untuk melakukan penundaan digelarnya sidang praperadilan selama tiga minggu kedepan. Namun hakim memutuskan untuk menundanya selam satu minggu kedepan. Dalam sidang tersebut, tidak ada satupun wakil dari KPK yang hadir.

BACA JUGA : Penyederhanaan Golongan Listrik Keputusannya ada Di Presiden!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here