Alumni 212 Harus Perjelas Tujuan Utama Reuni!

0
320
lukman hakim s
Copyright©teraslampung

Alumni 212 Harus Perjelas Tujuan Utama Reuni!

Indowarta.com – Jelang adanya reuni aksi 212 yang direncanakan digelar di Monumen Nasional (Monas) pada 2 Desember 2017 besok, Menteri Agama Lukman Hakim Syaifudin meminta kepada seluruh alumni 212 untuk memperjelas tujuan mereka menggelar acara itu.

BACA JUGA : Habib Rizieq Shihab Telepon dan Sebut Akan Hadiri Reuni Akbar 212!

“Berkenaan dengan rencana reuni alumni 212, masyarakat harus mendapatkan penjelasan cukup terkait tujuan yang ingin dicapai dari Reuni 212 tersebut. Sebab kalau tidak tentu menimbulkan pemahaman beragam,” ungkap dia, Jumat (1/12/2017).

Ada sejumlah pihak yang telah menyebut, salah satunya adalah Kapolri Jenderal Tito Karnavian bahwa dalam reuni 212 itu sarat muatan politik. Oleh karena itu, Lukman meminta kepada seluruh penggagas acara tersebut untuk memberikan kepercyaan kepada seluruh pihak kalau tidak ada unsur yang seperti itu.

“Tahun depan memasuki tahun politik. Sedapat mungkin aktivitas seperti ini dikomunikasikan dengan banyak pihak agar tak menimbulkan pro kontra,” ujar dia.

Disamping itu, dia menghimbau agar acara reuni 212 itu tetap berjalan dalam koridor hukum. Tidak adanya norma dilanggar, lantaran seluruh warga Indonesia sudah dijamin haknya untuk berkumpul, berserikat, dan beraktivitas.

Reuni 212 terkini
Copyright©Okezone

“Jadi selama aktivitas tersebut dalam koridor dan regulasi, tidak melanggar norma-norma hukum berlaku, reuni atau aktivitas berkumpul apapun tidak apa-apa, di era demokrasi seperti ini semua warga negara punya hak untuk itu,” kata Lukman.

BACA JUGA : Benarkah Ada Aroma Politik Dibalik Hebohnya Acara Reuni 212?

Disisi lain, Majelis Ulama Indonesia (MUI) masih mempertanyakan tujuan diadakannya acara reuni 212 itu. Zainut Tauhid selaku Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia mengajak kepada penggagas acara tersebut untuk merenungi makna dari perjuangan para nabi.

Dia menyebutkan, apakah sudah sangat besarkan pejuang 212 sehingga mereka harus melakukan pembentukan forum alumni 212, serta kemudian memperingati adanya peristiwa itu pada setiap tahunnya.

“Sementara masih banyak pekerjaan umat yang terbengkalai yang menuntut kita untuk segera ditangani,” kata Zainut, Jakarta, Kamis, 30 November 2017.

Dia mengatakan, Islam mengajarkan untuk selalu memandang ke depan tidak untuk terus kembali menengok kebelakang. “Boleh menengok ke belakang tapi dengan maksud untuk melakukan muhasabah, perbaikan untuk hari esok yang lebih baik,” pungkasnya.

BACA JUGA : Kondisi Edison Wardhana, Stuntman Demian yang Kecelakaan Karena Aksi Death Drop!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here