Pihak Belanda Selidiki Racun yang Diminum Oleh Jenderal Slobodan Praljak!

0
291
Jenderal Slobodan Praljak
Copyright ©AP

Pihak Belanda Selidiki Racun yang Diminum Oleh Jenderal Slobodan Praljak!

Indowarta.com – Saat ini polisi Belanda mulai melakukan investigasi mengenai kematian komandang perang Bosnia Kroasi, Jenderal Slobodan Praljak. Dia diduga sudah meminum racun pada saat berada di ruang Pengadilan Kriminal Internasional Yugoslavia yang didirikan oleh Dewan Keamanan PBB pada tahun 1993.

BACA JUGA : Peristiwa yang Memicu Munculnya Nota Larangan Foto Di Depan Ka’bah!

Pada saat itu, Slobodan Praljak telah tewas saat dalam perjalanan menuju ke rumah sakit. Dalam proses penyelidikan ini, polisi mengusut terkait dengan jenis racun yang sudah diminum oleh komandan itu, dan dari mana mendapatkan racun tersebut hingga dia bawa dalam ruang sidang.

Bahkan pengadilan sudah mengundang sejumlah polisi setempat yang melakukan penyelidikan terkait dengan bagaimana bahan kimia itu dapat masuk pada ruang sidang, sedangkan sistem pengamanan yang dilakukan di Den Haag, Belanda sudah sangat tinggi.

Jenderal Slobodan Praljak,
Copyright ©Daily Mail

“Penyelidikan independen sedang berlangsung yang telah diprakarsai oleh pemerintah Belanda atas permintaan Pengadilan. Kami akan bekerja sama sepenuhnya,” ungkap juru bicara kepolisian Belanda, dilansir dari Guardian pada 30 November 2017.

BACA JUGA : Ketika Tencent Disebut Lebih Bernilai Dibanding Facebook!

Akan tetapi, pihaknya juru bicara itu enggan mengungkapkan siapa saja yang sudah ditangkap dalam kasus kematian Slobodan Praljak, serta jenis racun apa yang terdapat pada minuman yang sudah diminumnya.

Sebelumnya, jaksa penuntut Belanda, Marilyn Fikenscher membenarkan kalau botol yang telah diminum olah Slobodan Praljak ditemukan adanya kandungan racun yang sangat berbahaya. Sehingga racun tersebut sudah merenggut nyawa komandan itu.

“Ada tes awal zat dalam wadah dan yang bisa saya katakan untuk saat ini terdapat zat kimia berbahaya yang dapat menyebabkan kematian,” ungkap Fikenscher.

Slobodan Praljak yang berusia 72 tahun sudah meminum botol kecil pada saat dirinya sedang mengikuti siara langsung persidangan. Setelah beberapa detik seorang hakim banding PBB memtutuskan untuk hukuman 20 tahun penjara kepada dirinya, pada hari Rabu (29/11/17).

“Saya baru saja minum racun,” ungkap Slobodan Praljak yang membuat hakim terkejut. “Saya bukan penjahat perang. Saya menentang keyakinan ini. “

BACA JUGA : 20 Orang di Belanda Ini Tanda Tangani Petisi Bebaskan Ahok!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here