Anjuran Kemenkes Soal Kasus Difteri yang Makin Meningkat!

0
164
Ilustrasi Anak
Copyright ©Shutterstock

Anjuran Kemenkes Soal Kasus Difteri yang Makin Meningkat!

Indowarta.com – Berdasarkan data Kementerian Kesehatan menyatakan, hingga bulan November 2017 lalu dilaporkan telah terjadi kasus difteri di 95 kabupaten/kota yang ada di 20 provinsi diseluruh Indonesia. Sedangkan dalam kurun waktu Oktober sampai November 2017 ada 11 provinsi yang telah melaporkan adanya Kanjadian Luar Biasa (KLB) mengenai penyakit ini.

BACA JUGA: Awas. .Wabah Difteri Melanda Kawasan Jawa Barat !

Dalam kurun waktu tersebut, beberapa provinsi yang sudah dilaporkan terjadi KLB difteri diantaranya adalah Jawa Tengah, Sumatera Selatan, Aceh, Sumatera Barat, Banten, Riau, Kalimantan Timur, Jawa Timur, dan Jawa Barat.

Melihat adanya peningkatan resiko masalah kesehatan itu, Kementerian Kesehatan RI menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk rajin dalam melakukan pengecekan status imunisasi putra-putrinya. Dengan status imunisasi itu, termasuk difteri, apakah sudah sesuai dengan jadwal belum.

“Jika belum lengkap, agar dilengkapi,” ungkap Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Masyarakat Oscar Primadi di Jakarta dikutib dari Sehat Negeriku, Senin (4/12/2017).

Anak
Copyright©cloudinary

Disamping itu, pihaknya juga meminta kepada masyarakat untuk hidup bersih dan sehat dalam menjalankan aktivitas sehari-hari. Jika ada salah satu anggota yang mengalami demam dan terasa nyeri pada tenggorokan pada saat menelan seseuat, dan telah terdapat selaput dengan warga putih keabu-abuan maka segera periksakan ke beberapa pelayanan kesehatan disekitar tempat tinggal.

Baca Juga : Kemenkes Larang Klaim Khasiat Kangen Water Pada Kesehatan!

“Masyarakat perlu mendukung dan bersikap kooperatif jika di tempat tinggalnya diadakan ORI (Outbreak Response Immunization) oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/ Kota setempat,” ucap Oscar.

Sedangkan difteri merupakan salah satu penyakit yang dapat menular melalui kuman Corynebacterium diptheriae. Sedangkan gejala yang terlihat adalah demam yang tidak terlalu tinggi (sekitar 38 derajat celcius), kemunculan pseudomembran  atau selaput tipis berada di dalam tenggorokan yang berwarna purih keabu-abuan serta akan sangat rentan berdarah pada saat dilepaskan.

Disamping itu, seseorang yang sudah mengalami penyakit difteri ini terkadang akan cukup sakit jika menelan makanan. Terlebih, kadang ada yang disertai dengan adanya pembengkakan pada kelenjar getah bening dan pembesaran jaringan lunak yang sering disebut dengan bullneck.

Baca Juga : Meski Defisit, BPJS Kesehatan Janji Tak Akan Naikkan Iuran!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here