Gerindra Prediksikan Nasib Jokowi Bakalan Seperti Ahok!

1
1913
Ahok Jokowi
Copyrigth©Lingkarannews

Gerindra Prediksikan Nasib Jokowi Bakalan Seperti Ahok!

Indowarta.com – Hasil survei yang dilakukan oleh Lembaga Survei Indo Barometer untuk calon presiden terkuat jelang Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Dalam survei ini menunjukkan kalau posisi Presiden Joko Widodo  kembali berada di posisi teratas dengan perolehan 34,9 persen, kemudian disusul Prabowo Subianto yang mendapatkan 12,2 persen suara.

BACA JUGA : Fit And Proper Test untuk Marsekal Hadi Tjahtjanto Sebelum Jadi Panglima TNI!

“Dari pertanyaan terbuka calon presiden, awareness pemilih yang tinggi terhadap Joko Widodo dengan dukungan 34,9 persen,” ungkap Direktur Eksekutif Indo Barometer Muhammad Qodari dalam menjelaskan hasil survei nasional ‘Siapa Penantang Potensial Jokowi di 2019’.

WAJIB BACA :  Komentar Jokowi Soal Aksi Bela Palestina!

Menanggapi hal tersebut, Ketua DPP Partai Gerindra, Supratman Andi Agtas mengungkapkan, dalam hasil survei itu telah menunjukkan bahwa masih ada masyarakat yang menginginkan ada Presiden baru.

Hal itu karena ada 61,7 persen masyarakat yang berkeinginan untuk memilih Jokowi menjadi Presiden kembali, sehingga dengan itu, menurut Supratman, masih ada peluang untuk pemimpin baru yang akan maju dalam Pilpres 2019.

“Pertama hasil survei itu menggambarkan bahwa ternyata lebih banyak masyarakat Indonesia yang menginginkan Presiden baru dibandingkan mempertahankan incumbent,” ungkap Supratman.

Reshuffle Kabinet
Copyrigt©tribun

Ketua DPP Partai Gerindra tersebut menganggap, dalam Pilpres 2019 nanti juga akan sama dengan hasil dalam Pilkada DKI Jakarta 2017. Dimana pada saat itu, tingkat kepuasan masyarakat yang cukup tinggi terhadap kinerja dari Basuki Tjahaja Purnama dan Djarot Saiful Hidayat. Akan tetapi, masyarakat tidak menentukan pelihan kepada pasangan tersebut.

WAJIB BACA :  Saat Aksi Bela Palestina, Kenapa Fadli Zon Malah Beri Pesan Menohok Untuk Jokowi!

BACA JUGA : Gerindra Tetap Optimis Usung Prabowo di Pilpres 2019!

“Dengan demikian itu sama persis dengan kejadian yang ada di pilkada DKI. Tingkat kepuasan tinggi tapi tingkat keterpilihan rendah. Nah itu kemungkinan akan terjadi sehingga kami dari Partai Gerindra optimis bahwa Pak Prabowo akan jadi Presiden di tahun 2019,” tuturnya.

Disamping itu, ada beberapa hal yang sudah menyebabkan elektabilitas dari Presiden Jokowi tidak menang telak. Diantaranya seperti adanya permasalahan Perppu Ormas hingga pada pencapaian ekonomi.

“Banyak hal. Terutama menyangkut Perppu Ormas. Agak lebih mengekang hak asasi manusia. Artinya kebebasan orang berpendapat ini itu semakin dibatasi. Hal seperti itu. Kedua capaian ekonomi. Pertumbuhan kita janjinya tujuh persen. Tapi hari ini menurut laporan organisasi internasional. Sesungguhnya pertumbuhan kita hanya 4,7 persen. Maksimal 4,8 persen,” ucap Ketua DPP Partai Gerindra itu.

BACA JUGA : Dua Faktor Ini yang Sebabkan Gerindra Salip PDIP di Ranah Survey!

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here