Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Resmi Naik!

0
91
tarif tol dalam kota
Copyright ©viva

Tarif Tol Dalam Kota Jakarta Resmi Naik!

Indowarta.com – Kali ini tarif tol dalam kota Jakarta resmi naik pada Jumat, 8 Desember 2017. Perubahan tarif tol ini telah dimulai pada pukul 00.00 WIB dan kenaikan sendiri mencapai Rp 500 hingga Rp 1.000.

Untuk kendaraan golongan I yang sebelumnya Rp 9.000 kini naik menjadi Rp 9.500. Adapun untuk golongan II menjadi sebesar Rp 11.500, Golongan III Rp 15.500, Golongan IV Rp 19.000 dan Golongan V Rp 23.000.

Kenaikan tarif tol dalam kota ini berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Nomor 973/KPTS/M/2017. Hal ini juga diungkapkan oleh General Manager Jalan Tol Jasa Marga Jakarta Tangerang Cengkareng (JTC) Bagus Cahya.

Dia menuturkan jika kenaikan tarif tol ini guna memenuhi Standart Pelayanan Minimal (SPM). ‘Kenaikan ini pada dasarnya dilakukan untuk memenuhi SPM’ ujarnya saat ditemui di gerbang Tol (GT) Cililitan Utama pada Jumat, 8 Desember 2017 dini hari.

tarif Tol
Copyright ©media indonesia

Bagus pun juga tak menampik jika kepadatan lalu lintas di ruas Tol Dalam Kota Jakata cukup tinggi. Terlihat dari catatan yang ada, tingkat lalu lintas harian (LHR) mencapai 600 ribu per hari. Untuk mengurangi kepadatan arus lalu lintas di jalan tol, tak jarang Jasa Marga kerap melaksanakan rekayasa lalu lintas melalui contraflow.

Langkah lain untuk mengatasi kepadatan kendaraan sendiri yakni dengan menambah gardu di gerbang tol yang masih dilakukan penambahan gardu seperti di Gerbang Tol Senayan. ‘Kami mulai Senin (awal pekan ini) mulai menguji coba dengan menambah satu gardu di gerbang Tol Senayan dan dioperasikan pada jam tertentu. Selama uji coba kita ubah-ubah jam operasionalnya. Posisi gardu sendiri ditempatkan di sebelum gardu yang saat ini ada dengan menutup satu jaur utama’ ujar Bagus Cahya.

Menurut Bagus hal itu dilakukan sebagai langkah untuk pemenuhan SPM dalam hal kecepatan. Sedangkan cukup diketahui kenaikan tarif merupakan hak Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan. Dimana dijelaskan kenaikan tarif lama diseusaikan dengan laju inflasi.

Pada peraturan itu sendiri mencantumkan kenaikan tarif tol dalam kota dapat terjadi dua tahun sekali. Itu dilakukan sebagai bentuk pengembalian investasi yang sesuai dengan skala bisnis perusahaan pada perjanjian usaha jalan tol.

Baca juga : Catat, Ini Rincian Kenaikan Tarif Tol Dalam Kota!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here