Gempa Tewaskan 1 Orang dan 5 Luka-luka!

0
454
Ilustrasi
Copyright ©Tempo

Gempa Tewaskan 1 Orang dan 5 Luka-luka!

Indowarta.com Gempa bumi yang terjadi di wilayah Jawa telah menyebabkan kerusakan materil, bahkan akibat dari bencana tersebut juga telah menimbulkan koban jiwa dan beberapa orang mengalami luka-luka. Hal ini telah diungkapkan oleh Banda Nasional Penanggulangan Bancana (BNPB).

BACA JUGA : Karena Gempa, 20 Pasien RSUD Banyumas Dirawat di Luar Ruangan!

Berdasarkan laporan kePusdalops BNPB dari data Banda Penanggulangan Bancana Daerah (BPBD) menyatakan, ada sedikitnya 10 rumah warga dikawasan Jawa Barat telah mengalami kerusakan akibat dari gempa kali ini.

Tidak hanya itu, tercatat ada tiga orang yang mengalami luka-luka dan satu orang meninggal dunia akibat dari tertimbun bangunan. Secara terperinci menyebutkan, di Kecamatan Pangandaran ada tiga rumah warga yang mengalami rusak berat dan tiga rumah warga mengalami rusak ringan.

Tidak hanya itu, adanya gempa ini juga telah menghancurkan beberapa rumah yang berada di Kecamatan Cimerak, Kecamatan Pangandaran, dan Kecamatan Sidamulih. Kerusakan yang terkajadi mulai dari parah sampai ringan.

gempa bali
Copyright©okezone

“Di Desa Gunungsari Kecamatan Sadananya Kabupaten Ciamis terdapat beberapa rumah ambruk dan rusak. Sebanyak 1 orang meninggal dunia (Hj. Dede Lutfi, 62) dan 2 luka-luka tertimpa bangunan roboh,” kata Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB melalui keterangan tertulis, Sabtu (16/12/17) dini hari.

BACA JUGA :  Keanehan Gempa Vulkanik di Gunung Agung!

Sedangkan untuk wilayah Banyumas, ada enam rumah warga yang diinformasikan mengelami kerusakan berat dan bangunan RSUD Banyumas juga telah mengelami kerusakan. Hal itu membuat sejumlah pasien harus dievakuasi keluar ruangan.

Di Kebumen ada dua orang mengalami luka-luka karena tertimpa robohan rumah. Sedangkan di Kecamatan Ajibarang Banyumas, ada satu rumah warga yang telah roboh pasca bencana gempa mengguncang kawasan tersebut. Dan selanjutnya ada 1 orang warga dari Kota Pekalongan yang mengalami luka-luka akibat tertimpa bangunan.

“Hingga Sabtu (16/12) pukul 01.15 WIB peringatan dini tsunami belum diakhiri. Pendataan masih dilakukan,” ungkapnya.

MBKG melaporkan, gempa dengan kekuatan 6,9 SR terjadi pada koordinat episenter di 7,75 LS dan 108,11 BT, atau tepatnya berada di lokasi dari darat denga jarak mencapai 6 km arah tenggara Kota Bantarkalong, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat, dengan kedalaman yang mencapai 120 km pada Jumat (15/12/17) pukul 23.47 WIB.

BACA JUGA : Gempa Bumi Guncang Wilayah Selatan Pulau Jawa, Peringatan Tsunami Dihentikan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here