Berita Terkini: Darurat Keamanan..Kasus Jessica Menginspirasi Teroris Serang Polisi Pakai Sianida!!

0
1029
Berita Terkini: Darurat Keamanan..Kasus Jessica Menginspirasi Teroris Serang Polisi Pakai Sianida!!

Berita Terkini: Darurat Keamanan..Kasus Jessica Menginspirasi Teroris Serang Polisi Pakai Sianida!!

Indowarta.com– Pihak Kepolisian saat ini tengah meninggkatkan Kewaspadaannya. Pasalnya Kapolri Jendral Pol Badrodin Haiti mengirim Sms kepada seluruh Kapolda untuk lebih berhati-hati untuk menjaga Daerahnya masing masing. Ini tak terlepas dari pihak kepolisian mendaparkan Informasi akan adanya ancamandari Teroris yang beraksi seperti Jessica.

Ini dimaksud adalah Para teroris akan menyerang Polisi dengan menggunakan Sianida yang  terispirasi dengan Jessica. Teroris terinspirasi oleh Khasus kematian Mirna yang mati karena sianida dan Jessica yang menjadi Tersangka.

Pesan itupun pada Akhirnya sampai ke jajaran Kepolisian di Polrestabes Surabaya. Kasubaghumas Polrestabes Surabaya Kompol Lily Djafar juga membenarkan bahwa Pihaknya telah menyebarkan Instruksi Kapolri kepada semua anak buahnya.

Ia juga mengatakan bahwa semua anggota mulai dari Polda, Polres hingga Polsek semua akan meningkatkan kewaspadaannya dalam bertugas maupun non tugas.

Berita Terkini: Darurat Keamanan..Kasus Jessica Menginspirasi Teroris Serang Polisi Pakai Sianida!!
[email protected]

Menurutnya, Jajaran dari Polrestabes Surabaya sudah mendapatkan instruksi dari Telegram yang dikirim Polda Jatim. Telegram tersebut sifatnya petunjuk mengingatkan semua anggota untuk tetap Waspada.

Dalam surat yang ditandatangani Karoops Polda Jawa Timur, Kombes Pol Arief Pranoto, Informasi ancaman Sianida diedarkan untuk seluruh Anggota Polri yang bertugas di Lapangan. Selanjutnya, Informasi itu disosialisasikan kepada masyarakat terutama Modus baru Kelompok Teroris.

Tak jelas kelompok teroris mana yang dimaksud dalam surat yang belum mendapatkan cap stempel resmi dari pihak Polda Jawa Timur itu.

Polisi memang kerap menjadi Target dari Kelompok Terorisme. Mantan Kepala Badan Intelijen Strategis TNI, Laksda Soleman Ponto menyebutkan bahwa hal ini akibat dari kebiasaan Polri yang sering membunuh Pelaku Teror.

Bahkan ketika 14 Februari 2016, Aparat Kepolisian baru saja menembak mati terduga Teroris kelompok Santoso di Poso sulawesi Tengah.

Menurutnya, penanganan yang baik saat bertemu dengan terduga teroris ialah menangkapnya hidup-hidup, bukan ditembak mati. Ia sangat menyayangkan sikap Polri yang kerap membunuh terduga teroris. Baginya, hal itu justru menimbulkan persoalan baru.

Umumnya alasan dari Polri menembak mati Terduga teroris lantaran ia telah membahayakan anggota.

baca juga : Berita Terbaru Jessica Mirna: Bukti Tak Kuat, Polisi Terlalu Paksa Tetapkan Jessica Sebagai Tersangka!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here