Harga BBM dan Tarif Listrik Tetap Sampai Maret 2018!

0
286
Copyright ©Merdeka

Kenaikan Harga BBM dan Tarif Listrik Tergantung Harga Minyak Mentah Dunia

Indowarta.com – Akhrinya, pihak pemerintah telah memutuskan untuk tidak menaikkan Harga BBM (Bahan Bakar Minyak) dan juga tarif listrik, minimal hingga triwulan pertama tahun depan (Maret 2018).

Namun keputusan ini dirasa masih janggal pasalnya saat ini makin kuatnya tekanan tentang Harga BBM dan juga listrik yang kerap muncul belakangan ini. seperti yang kita ketahui, untuk harga premium sekarang tetap berada di angka Rp 6.450/liter, dan Solar Rp 5.150/Liter.

Baca juga: Mulai di Era Jokowi, Harga BBM di Papua Sama dengan di Jawa!

Lalu unutk TDL (Tarif Dasar Listrik) subsidi, yakni pada golongan R-1/450 VA serta R-1/900 VA masing-masing Rp 415/kWh dan Rp 585/kWh. Sementara itu untuk TDL non-subsidi untuk golongan R-1/900 VA-RTM (Rumah Tangga Mampu) serta golongan R-1/1.300 VA hingga R-1/6.600 VA ke atas masing-masing Rp 1.352/kWh dan Rp 1.467,28/kWh.

Copyright ©Merdeka

Salah satu faktor yang menjadi pembentuk soal Harga BBM maupun TDL ada kaitanya dengan Minyak mentah dunia. Ignasius Jonan selaku Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral mengatakan, saat ini untuk harga komoditas itu terus meningkat dan bahkan menyentuh angka 66 Dolar AS per Barel. Dan dalam APBN 2018, harga minyak mentah Indonesia diasumsikan sebesar 48 Dolar AS per barel.

Baca juga: Harga BBM Harus Sama di Seluruh Pelosok Negeri!

Meskipun begitu, menurut Jonan pihak pemerintah selalu memperhatikan dengan seksama mengenai kondisi perekonomian warga dalam memutuskan untuk menaikkan Harga BBM maupun TDL tersebut.  hal ini dikarenakan pasti akan berdampak langsung kepada daya beli masyarakat nantinya.

“Keputusan ini diambil untuk menjaga daya beli masyarakat,” ucap Jonan saat berada di Kantor ESDM dikutip dari laman republika.

Dan karena harga BBM maupun TDL tetap, sebagai koneskuensi dari keputusan ini, maka Menteri Jonan pun meminta kepada kedua perusahaan tersebut yakni PT Pertamina (persero) dan juga PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) (Persero) agar bisa meningkatkan efisiensi, dengan begitu maka kondisi keuangan dari kedua perusahaan tersebut masih tetap terjaga.

Baca juga: Harga BBM Akan Naik Tahun 2018?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here