Susah untuk Dicegah, Ini Penyebab Sebenarnya Stretch Marks!

0
197
Stretch Marks
Copyright ©adissey

Stretch Marks Sulit Sekali Dicegah, Ini Penyebabnya!

Indowarta.com Stretch Marks kerap kali dan sewaktu-waktu hinggap ditubuh baik wanita maupun pria. Banyak orang juga berusaha menghilangkan dan berbagai cara pun telah coba.

Ada pula yang berusaha mencegah kelainan kulit ini sebelum terjadi. Dalam sebuah riset yang diterbitkan dalam sebuah Journal if Investigative Dermatology, menunjukan jika genetik ternyata mempunyai peran penting terkait hal ini.

Genetik seseoarnag akan menentukan apakah seseoranag tersebut akan memiliki Stretch Marks atau tidak dibagian tubuhnya. Selaian itu penelitian juga dilakukan oleh perusahaan genetik pribadi 23andMe. Perusahaan itu meneliti DNA dari 33.390 orang, 4.967 orang merupakan wanita dengan Stretch Marks kehamilan yang cukup parah.

Sejumlah peneliti itu pun menemukan mutasi di dekat beberapa gen spesifik mulai dari ELN, SRPX, HMCN1 dan TMEM18. Gen tersebut meningkatkan resiko untuk memiliki kelainan kulit ini hingga 40 persen di bagian tubuh tertentu.

Stretch Marks
Copyright ©NHScoices

Seperti satu gen ELN atau elastin merupakan gen paling kuat hubunganya dengan kelaianan kulit tersebut, apalagi ketika seorang tengah hamil. Gen ELN sendiri adalah komponen utama dari serat elastik. Gen ini mampu membantu jaringa tisu merenggang dan kembali.

Dengan dimikian meskiun tekanan akses pada kulit merupakan penjelasan untuk Stretch Marks. Hal ini juga diungkapakan oleh seorang penulis penelitian sekaligus Direktur riset di 23andMe, Joyce Tung. Dia menyebut beberapa oranag lebih rentan mengalami kelaianan kulit ini dibandingkan kelainan yang lain.

Menurutnya seperti halnya 25 persen pria memiliki Stretch Marks dan sebayak 55 persen wanita memiliki kelainan ini. Kelainan kulit ini sendiri bisa disebut sebagai gurat peregangan yakni gurat putih yang muncul pada permukaan kulit.

Gurat peregangan sangat sering terjadi, terutama pada perempuan yang sedang hamil. Sehingga, gurat peregangan kemudian sering dianggap sebagai gurat kehamilan. Padahal gurat peregangan ini adalah masalah semua perempuan, baik yang sedang hamil maupun yang belum pernah hamil.

Munculnya gurat peregangan ditengarai dipicu oleh terjadinya peregangan permukaan kulit akibat bertambahnya berat badan yang radikal dalam waktu singkat. Oleh sebab itu, area-area seperti betis, perut, paha, bokong, dan lengan atas, yang biasa terjadi pemekaran ketika terjadi kenaikan berat badan, menjadi area yanag kerap dihinggapinya.

Terbentunya Stretch Marks diawali dengan adanya timbunana lemak dibawah kulit. Ketika berat badan bertambah drastis, maka lapisan dermis yang berada di atas lapisan lemak jadi teregang secara radikal. Karena dipaksakan akhirnya kulit melar, lapisan kulit yang mengandung banyak pembuluh darah dan sel kulit muda ini lalu menjadi pecah. Akhirnya akan memunculkan gurat-gurat berwarna keunguan yang diiringi rasa gatal.

Baca juga :  8 Awal Tanda Anda terserang Penyakit Hati!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here