Teror Bom Molotov yang Sempat Guncang Malam Tahun Baru 2018!

0
330
Tahun Baru 2018
Copyright ©liputan6

Malam Tahun Baru 2018 Diwarnai Dengan Teror Bom Molotov!

Indowarta.com – Malam Tahun Baru 2018 diwarnai dengan kejadian yang tidak mengenakan. Tepatnya di Bontola, Makassar, Sulawesi Selatan, sebuah bom molotov meledak sehingga membuat panik.

Bom molotov tersebut meledak tepat di Markas Kepolisian Sektor (Mapolsek) Bontola. Bom yang kemungkinan sengaja diledakkan pada malam tahun baru ini dilekadakan oleh seorang pria misterius pada Senin, 1 Januari 2018 sekitar pukul 03.00 Wita.

Akibat kejadian tersebut mengakibatkan sejumlah aparat kepolisian terluka. Mereka yakni Kapolsek Bontola Komisaris Rafiuddin dan seorang anggotannya, Brigadir Polisi (Brigpol) Yudirsan.

Baca juga : Mesir Buru Pelaku Teror Bom Masjid yang Tewskan Ratusan Korban!

Karena mengalami luka akibat ledakan bom yang dieldakkan pada malam Tahun Baru 2018 saat itu, mereka langsung dilarikan ke Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Makassar. Hal ini juga dikatakan oleh Kepala Bidang Humas Polda Sulawesi Selatan Kombes Dicky Sondani.

Tahun Baru 2018
Copyright ©infomenarik

‘Kedua korban mengalami luka yang cukup berat karena terkena serpihan ledakan dari bom. Sedangkan pelaku kabur dan kini dalam pengejaran’ ujarnya.

Selain itu Kapolda Sulawesi Selatan Irjen Umar Septopo memastika jika bom molotov yang meledak pada malam tahun baru tersebut terjadi di Markas Mapolsek Bontola. Dia juga memastikan jika bom tersebut terbuat dari bahan petasan.

‘Ini merupakan low explonsive, pasalnya bom dibuat dari bahan yang sama untuk membuat petasan‘ ujar Umar saat ditemui di Polsek Bontola pada Senin, 1 Januari 2018.

Umar menambahkan jika bahan peledak petasan tersebut dimasukkan ke dalam botol air mineral. Kemudian botol tersebut juga diisi dengan logam lainnya seperti paku dan baut serta selanjutnya diberi sumbu.

Untuk pelaku pelempar bom molotov, diduga mengenakan pakaian abu-abu. Menurut mantan Kapolda Nusa tenggara Barat tersebut menyebutkan jumlah pelaku teror ini diperkirikan satu hingga dua orang.

Baca juga :  Begini Kronologis Serangan Teror Bom Masjid di Mesir!

Selain itu tanggapan terkait teror bom padamlam Tahun Baru 2018 ini juga disampaikan oleh Panglima Komando (Pangdam) XIV Wirabuana, Mayor Jenderal (Mayjen) TNI Agus Surya Bakti. Dia mengatakan jika peneror bom di Polsek Bontola beraksi menggunakan strategi yang dilakukan pencuri alias maling.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here