Polisi Masih Dalami Motif Lain Pembunuhan Arsitek di Depok!

0
260
Pembunuhan Arsitek
Copyright ©Warta Kota

Polisi Dalami Kasus Pembuhanan Arsitek Untuk Mengetahui Adanya Motif Lain

Indowarta.com – Sekarang ini polisi masih akan mendalami kasus pembunuhan kepada seorang arsitek bernama Feri Firman (50) di kawasan Depok. Pelaku berinisial AM (20) mengaku kalau dia merasa kesal dengan korban karena tidak dipinjami uang.

BACA JUGA : 1 Dekade Berlalu, Misteri Pembunuhan Benazir Belum Juga Terungkap!

“Kemarin tersangka kami wawancara, yang bersangkutan belum membuka semua. Masih kami dalami, apakah ada motif lain,” ungkap Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Senin (8/1/18).

Argo mengatakan, AM sendiri baru dua bulan terakhir kenal dengan korban pembunahan arsitek itu. Dalam kurun waktu itu, dia sudah 15 kali memijiti Feri. Saat ini polisi sedang mendalami untuk memastikan apakah ada motif asmara dibalik kasus ini.

Sebelumnya, Kepolisian Daerah Metro Jaya menjelaskan kronologi pembunuhan arsitek itu. AM yang merupakan satu tersangka pembunuhan itu langsung ditengkap oleh polisi pada hari itu juga. Dihadapan petugas dia menceritakan kronologinya.

“Tersangka bersama adiknya, HK, datang ke rumah korban pada pukul tujuh (malam), 10 Desember 2017,” kata Argo.

Argo mengatakan, kedatangan AM dan HK ke rumah Feri yang berlokasi di Kompleks Poin Mas Depok itu, untuk bermaksud meminjam uang. AM membutuhkan uang itu untuk membayar kontrakan keluarganya.

Pembunuhan Arsitek
Copyright ©bogordaily

“Mereka terdesak akan diusir pemilik kontrakan (bila tak membayar kontrakan),” pungkas Argo.

BACA JUGA : Pelaku Buron Kasus Pembunuhan Cinta Sesama Jenis di Bone Akhirnya Diringkus!

Namun usai AM menyatakan maksud kedatangannya, korban tak kunjung memberikan jawabannya. Kemudian sekitar pada pukul 22.30 WIB, AM menjemput adiknya pulang menggunakan motor korban, setelah itu dia kembali lagi kerumah korban pembunuhan.

Pada malam itu, pelaku pembunuhan arsitek ini berharap mendapatkan jawaban dari korban. Namun hingga 11 Desember pukul 05.00 WIB korban tidak kunjung memberikan jawaban dari niatan hutang AM. Akan tetapi Feri malah meminta pijit kepada tersangka.

“Saat dipijat itu, tersangka kembali minta uang, tapi korban malah menjawab dengan kata-kata tidak mengenakkan,” tutur Argo.

Kamu bisanya hanya minta-minta saja,” menirukan perkataan Feri dari keterangan AM.

Karena merasa kesal, akhirnya pelaku pembunuhan arsitek ini langsung mengambil gunting dan menusuk leher korban. Karena Feri masih bersuara akhirnya pelaku memukul bagian belakang hingga tewas.

BACA JUGA : Polisi dan TNI Masih Selidiki Pembunuhan La Gode !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here