Kronologis La Nyalla Diminta Mahar Rp 40 Miliar Oleh Prabowo!

0
200
La Nyalla
Copyrigt©Sindonews

Kronologis La Nyalla Diminta Mahar Rp 40 Miliar, Apa yang Terjadi Selanjutnya?

Indowarta.comPilkada serentak di sejumlah daerah akan segera dilaksanakan pada Juni mendatang. Lantas bagaimana soal La Nyalla yang disebut harus membayar mahar sebesar Rp 40 miliar untuk maju dalam Pilgub Jatim?

Seperti diketahui jika sampai saat ini ada dua pasangan calon yang namanya terus jadi perbincangan publik. Hal tersebut lantaran banyaknya partai politik yang mulai membahas mengenai pasangan calon baru.

Gus Ipul dan Puti serta Emil Dardak dan Khofifah adalah nama yang sering muncul. Tapi ada nama lain yang sempat disebut akan maju dalam bursa pencalonan Gubernur Jawa Timur pada Juni 2018 mendatang.

Ketua Kamar Dagang dan Industri Jawa Timur La Nyalla Matalitti mengungkapkan fakta kepada publik. Fakta itu berkenaan dengan namanya yang sempat disebut akan maju sebagai wakil dari Partai Gerindra.

Untuk masuk dalam kontestasi politik, ia diminta uang mahar senilai Rp 40 miliar oleh Ketua Umum Partai Gerindra Prawbowo Subianto. Uang yang digunakan untuk mahar politik itu karena kurang sesuai dengan pendapatnya.

la nyalla mattalitti

“Sata dimintai uang Rp 40 miliar. Uang itu harus diserahkan sebelum tanggal 20 Desember agar bisa direkomendasikan.” jelasnya kepada awak media. Permintaan itu telah disampaikan oleh Prabowo pada 9 Desember 2017 lalu.

Terkait permintaan dari Prabowo justru dianggap tak sepaham dengan pemikiran dari La Nyalla. Ia mengaku sudah memiliki uang sekitar Rp 300 miliar untuk bisa ikut dalam pilkada namun waktu pembayaran yang dinilai kurang pas.

BACA JUGA : Ketika La Nyalla Kesal Dimaki Prabowo Soal Uang Rp 40 M!

Pria yang sempat menjabat sebagai Ketua Umum PSSI mengaku akan memberikan uang setelah dirinya resmi daftar ke Komisi Pemilihan Umum Jawa Timur. Akan tetapi permintaan itu justru ditolak oleh Prabowo Subianto.

Setelah insiden tersebut akhirnya La Nyalla memutuskan untuk keluar dan tak mendukung Partai Gerindra lagi. Terlebih setelah ada kemarahan seperti yang ia ungkapkan kepada publik.

“Dia marah-marah. Marahnya seperti orang kesurupan. Pokoknya seperti bukan Prabowo Subianto lah,” jelasnya. Itulah yang menjadi alasan lain mengapa memilih keluar dari partai.

BACA JUGA : Berita Terkini: Kejaksaan Siapkan Kasasi Usai La Nyalla Dinyatakan Bebas !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here