Peretas Diam diam Nguping Obrolan di WhatsApp!

0
1010
WhatsApp
Copyright©gampongit

Obrolan di WhatsApp Diam-diam Diretas Oleh Para Hacker

Indowarta.com – Seorang hacker atau peretas secara diam-diam telah mengetahui parcakapan anda di WhatsApp pribadi anda. Terkait dengan kejadian ini telah diungkapkan oleh seorang periset keamanan.

BACA JUGA : Maksud Centang Hijau dan Kuning di WhatsApp!

Pada dua tahun lalu, pada aplikasi layanan pesan ini telah menyematkan ‘enkripsi end-to-end’ dengan tujuan agar pesan yang dikirimkan tercetak, sehingga hanya dapat dibaca oleh orang-orang yang telah menerimanya.

Akan tetapi, menurut keterangan para ahli di Universitas Ruhr Bochum di Jerman menilai bahwa peretas yang sudah memiliki akses ke server WhtasApp memiliki kemungkinan untuk mengundang anggota baru pada saat seseorang sedang melakukan obrolan. Sehingga hal ini membuat para peretas mengetahui sejumlah obrolan yang telah digunakan dalam percakapan mereka.

“Kerahasiaan kelompok ini rusak begitu anggota yang tidak diundang dapat memperoleh semua pesan baru dan membacanya,” ujar Paul Rösler, seorang periset Universitas Ruhr.

Setiap orang yang diingin mengirim ke DM orang lain pastinya memerlukan akses di server WhatsApp , oleh karena hal dia harus menjadi seorang peretas yang sangat terampil, pegawai, atau seorang badan itelejen.

WhatsApp
Copyright©republika

Selain itu, mereka harus dapat menyembunyikan kehadiran mereka pada saat sudah masuk dalam obrolan tersebut. Hal ini dilakukan agar para pengguna dari obrolan tersebut tidak mengetahui apa yang sedang dibicarakan.

BACA JUGA : Cara Memperbaiki Bug Kontak Bermasalah di Xiaomi!

WhatsApp mengungkapkan, bahwa para hacker ini dengan hati-hati melihat adanya sisi kekurangan, sehingag mereka dapat menyakinkan para pengguna kalau pesan yang telah dikirimkan sudah terenkripsi dengan aman.

“Anggota yang ada diberitahukan saat orang baru ditambahkan ke kelompok WhatsApp. Kami membuat pesan agar pesan grup tidak dapat dikirim ke pengguna tersembunyi. Privasi dan keamanan pengguna kami sangat penting bagi WhatsApp. Itu sebabnya kami mengumpulkan sedikit informasi dan semua pesan yang dikirim ke WhatsApp bersifat end-to-end yang dienkripsi,” pungkasnya.

Untuk tetap menjaga keamanan, para pengguna yang paling sensitive dari WhatsApp ini harus tetap kositen dalam pecakapan satu lawan satu, atau mengganti ke aplikasi perpesanan di grub yang lebih aman lainnya. Selain itu, mereka harus tetap waspada kepada pendatang baru yang melakukan chat pribadi.

BACA JUGA : Xperia XA2 dan Xperia XA2 Ultra Diluncurkan Hari Ini!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here