Harga Pasar Xiaomi Redmi 5A Melonjak Naik!

0
519
Xiaomi Redmi 5A
Copyright©kompastekno

Permintaan Pasar Terhadap Xiaomi Redmi 5A Sangat Tinggi

Indowarta.com – Sejak diperkenalkan pada akhir tahun 2017 lalu, Xiaomi Redmi 5A memang dibandrol dengan harga yang cukup miring, yaitu mencapai Rp 999.000. Disamping harganya yang cukup terjangkau, beberapa spesifikasi yang diusungnya juga sudah mempuni.

BACA JUGA : Update Oreo, Pengguna Xiaomi Mi A1 Mengeluh!

Seperti menyematkan layar 5 inci, RAM 2GB, sedangkan kamera utama 13 megapiksel, serta baterai yang memiliki kapasitas 3.000 mAh. Dengan itu tak hanyal jika kehadiran Xiaomi Redmi 5A ini cukup menarik pehatian para konsumen.

Situs jual-beli online, Lazada sudah dua kali melakukan flash sale produk  tersebut, dalam hitungan menit Xiaomi Redmi 5A langsung ludes dibeli oleh konsumen. Namun sekarang ini, produk itu bisa dikatakan langka, karena stoknya di beberapa gerai resmi ataupun non-resmi kerap sekali habis.

Melihat adanya kondisi tersebut, harga dari smartphone itu tak terkontrol. Ada yang menjual dengan harga mencapai Rp 1,2 juta hingag Rp 1,5 juta. Untuk harga ‘normal’ Xiaomi Redmi 5A sebesar Rp 999.000 hanya didapat di Mi Store dan flash sale Lazada.

Namun itupun sangat sulit untuk mendapatkannya, entah disebabkan karena peminatnya banyak atau stoknya yang sedikit. Director of Marketing and Communications Erajaya Group, Djatmiko Wardoyo mengatakan, permintaan pasar pada smartphone tersebut sangatlah tinggi. Meski begitu, dia enggan menjelaskan berapa stok produk yang disediakan dengan perbandingan jumlah permintaan pasar.

Xiaomi Redmi 5A
Copyright©kompastekno

Akan tetapi, dia mengklaim bahwa Erajaya yang merupakan distributor sekaligus rekan resmi Xiaomi akan terus menaungi ritel Mi Store dan Erafone, untuk tetap berusaha dalam menyediakan Xiaomi Redmi 5A agar dapat memenuhi permintaan pasar.

BACA JUGA : Resmi Diperkenalkan, Nokia 2 Dibandrol Seharga Rp 1.5 Juta!

“Sesuai hukum piramid aja, semakin murah pasti semakin banyak yang minat. Redmi 5A peminatnya luar biasa. Kami makanya terus-terusan meningkatkan production line di Batam,” ujar dia, beberapa waktu lalu.

“Misalnya dari yang tadinya cuma delapan production line Xiaomi, sekarang jadi 13 sampai 14,” sambungnya.

Bahkan ada beberapa kabar yang beredar kalau Erajaya memang sengaja melakukan penahanan pada Xiaomi Redmi 5A, sehingga akan menyebabkan kelangkaan dan harganya dapat meningkat secara signifikan. Namun terkait dengan hal ini telah dibantah oleh Djatmiko Wardoyo.

“Kami nggak ada strategi seperti itu. Ini murni karena permintaan sangat besar, lebih besar ketimbang ketersediaan barang,” tegasnya

BACA JUGA : Kenapa Harga Xiaomi Redmi 5A Hanya Dibawah Satu Juta?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here