Beras Impor Sebagai Bencana Ekonomi!

0
714
Sudirman Said
Copyright ©tribunnews

Sudirman Said Melakukan Pertemuan dengan Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bawang

Indowarta.com – Bakal calon Gubernur Jawa Tengah Sudirman Said menganggap adanya penurunan harga komoditi pada saat panen atapun adanya produk impor, seperti beras impor adalah sebuah bencana ekonomi. Hal ini membuat para petani mengalami kerugian dan menyababkan tingkat kesejahteraan mereka tak meningkat.

BACA JUGA : Rustianingsih Jadi Pendamping Sudirman Said di Pilkada Jateng!

“Ini bencana ekonomi. Pemerintah harus turun tangan dan harus menunjukkan keberpihakannya pada petani,” ujar hadir dalam Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Bawang di Brebes, Sabtu (20/1/18).

Dia mengibaratkan ini sebuah bencana karena tarafnya yang sudah memasuki darurat. Sehingga masalah ini perlu mendapatkan penanganan secepatnya agar tidak memperburuk kondisi dan nasib para petani. Namun untuk sekarang ini, Sudirman mengatakan kalau dirinya masih belum memiliki wewenang untuk dapat menyelesaikan adanya masalah petani tersebut.

“Sekarang saya baru bisa urun rembug mencari solusi. Tetapi kalau saya terpilih saya punya program untuk memuliakan petani. Saya akan larang beras impor masuk Jawa Tengah. Dan saya akan mendorong manajemen paska panen agar harga komoditi pertanian terjaga,” kata dia.

Sudirman Said,
Copyright ©tribunnews

Dia menilai, sebagai negara agraris yang sebagian besar penduduknya merupakan seorang petani, maka sudah sewajibnya jika para petani mendapatkan perhatian khusus untuk mengatasi adanya sejumlah masalah, bukan dengan cara mengahadirkan beras impor.

BACA JUGA : Syarat Ikut Program Rumah DP 0 Rupiah!

“Dalam kasus beras misalnya, stok Bulog harus disegarkan. Stok yang lama harus dikeluarkan diganti dengan stok baru dari hasil panen petani, bukan dari beras impor,” ungkapnya.

Disamping adanya beras impor, Bawang juga sampai sekarang ini masih belum dapat menolong para petani. Oleh karena itu, Sudirman mengharapkan agar Bulog dapat membuat infrastruktur untuk menyimpan bawang.

“Mungkin Bulog sedang mempersiapkan infrastruktur untuk penyimpanan bawang. Kita berharap ke depan Bulog bisa lebih berperan dalam menyelamatkan harga bawang yang setiap tahun selalu jatuh di saat panen,” paparnya.

Dalam kesempatan itu, mantan Menteri MSDM ini telah mendapatkan pengaduan dari para petani bawang. “Kami mengadu kepada Pak Dirman sebagai calon pemimpin Jawa Tengah. Kalau nanti terpilih harus memperhatikan nasib petani,” tanya Ketua Gapoktan Bawang Brebes, Aning Wiyono.

BACA JUGA : Harga Beras Naik Terus, Apa Penyebabnya?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here