KPK Kantongi Kronologis Setya Novanto Tabrak Tiang Listrik!

0
768
Copyright©Liputan6

KPK Melakukan Pemeriksaan Kepada Mantan Ajudan Setya Novanto

Indowarta.com – Mantan ajudan terdakwa kasus dugaan korupsi proyek e-KTP Setya Novanto, Reza Pahlevi telah diperiksa olek Komisi Pembarantasan Korupsi (KPK), pada Kamis (18/1/18). Reza diperiksa sebagai saksi untuk tersangka Fredich Yunandi terkait dengan dugaan menghalangi proses penyeledikan KPK dalam kasus tersebut, pada saat dia masih menjabat sebagai kuasa hukum mantan ketua DPR itu.

BACA JUGA : Aliran Dana Kasus E-KTP Setya Novanto Sengaja Dibuat Rumit?

Hasil dari pemeriksaan itu, KPK telah mengantongi kronologi kecelakaan yang dialami oleh Setya Novanto yang menabrak tiang listrik di kawasan Permata Hijau, pada November 2017. Kecelakaan tersebut diduga merupakan sebuah rekayasa yang telah dilakukan agar Setnov tidak menjalani pemeriksaan di KPK.

WAJIB BACA :  Novel Baswedan Belum Bisa Bekerja Kembali Sampai 28 Juni

“Saya dapat informasi memang sudah dilakukan proses pemeriksaan kemarin siang di kantor KPK,” ucap Juru Bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat (19/1/18).

Dalam pemeriksaan itu, penyidik telah mendalami apa yang sudah diketahui oleh Reza saat insiden kecelakaan itu terjadi. Pasalnya Reza disebut juga berada di dalam satu mobil bersama Setya Novanto saat kejadian itu.

Setya Novanto
Copyright©merdeka

“Dari proses pemeriksaan saksi Reza kita sudah dapat informasi kronologi dari peristiwa sekitar tanggal 16 November 2017 pada saat itu. Tentu ini kita lihat juga sesuai dengan keterangan saksi-saksi yang lain,” pungkasnya.

BACA JUGA : Ditetakan Jadi Tersangka, Fredrich Yunadi Minta Boikot KPK!

Akan tetapi pada saat dikonfirmasi lebih jauh, Febri enggan memaparkan secara detail kronologi kecelakaan yang dialami oleh Setya Novanto, pasalnya sekarang ini perkara tersebut masih dalam proses penyidikan oleh pihak KPK.

WAJIB BACA :  Novel Baswedan Belum Bisa Bekerja Kembali Sampai 28 Juni

Sebelum melakukan pemeriksaan kepada Reza, KPK sudah melakukan koordinasi dengan pihak Mabes Polri karena yang bersangkutan merupakan anggota polisi. Disamping itu KPK juga sudah menandatangi nota kesepahaman (MoU) dengan pihak kejaksaan dan kepolisian, hal ini dilakukan agar pemeriksaan terhadap kasus seperti ini lebih mudah.

“Ketika KPK membutuhkan operasi atau kegiatan tertentu melalui operasi tangkap tangan, pencegahan dan juga penangkapan kita membutuhkan bantuan dari kepolisian dan Kejaksaan, untuk kebutuhan pemeriksaan saksi-saksi dari instansi masing-masing kita lakukan koordinasi misalnya menentukan jadwal pemeriksaan,” tutur Febri.

BACA JUGA : Gara-gara Melakukan Hal Melakukan ini, Saksi Sidang Setya Novanto Ditegur Majelis Hakim!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here