Heboh Aksi Wanita Pimpin Shalat Jumat yang Menuai Banyak Kecaman!

0
1789
perempuan pimpin Shalat
Copyrigth ©Times of India

Perempuan Pimpin Sholat Jumat Viral di Dunia Maya

Indowarta.com – Seorang imam dalam menjalankan shalat berjamaah adalah laki-laki, sedangkan seorang perempuan menjadi makmum. Dimana saja aturan ini sudah terapkan dalam menjalani ibadah.

BACA JUGA : Satu Korban Tewas Karena Ledakan di Sebuah Stasiun di Swedia!

Namun hal yang sangat berbeda sudah terjadi di Negara Bagian Kerala, India. Pasalnya seorang perempuan pimpin shalat Jumat. Perempuan tersebut diketahui bernama Jamida berusia 34 tahun.

Dia memimpin shalat yang dijalankan di distrik Malappuram pada Jumat pekan lalu. Tak lama kemudian, perempuan pimpin shalat Jumat tersebut langsung viral di dunia maya dan warga sekitar. Melihat tindakan itu banyak kecaman yang ditujukan kepadanya, diantaranya dari komite masjid.

Tidak hanya itu, banyak warganet yang mengecam perempuan pimpin shalat Jumat itu, mereka menduga bahwa itu sudah bentuk tindakan melawan Islam. Ibadah ini tidak dijalankan di masjid, melainkan di salah satu kantor masyarakat.

“Saya menerima telepon dari komite masjid. Mereka mengatakan saya telah menentang Islam,” pungkasnya, dilansir dari TNM, Minggu (28/1/18).

“Di media sosial, ada juga orang yang mengecam saya dan mengklaim saya mencoba menghancurkan agama dan ajarannya,” sambungnya.

perempuan pimpin Shalat
Copyrigth ©Times of India

Mengenai dengan tidakan itu, dia menilai kalau tidak ada ayat suci yang sudah menerangkan larangan perempuan pimpin shalat Jumat dan shalat lainnya. Sehingga menurutnya tidak ada diskrimintif kepada seorang perempuan.

BACA JUGA : Viral Video Gadis 17 Tahun Dipaksa Kawin dengan Pria Tua!

“Al Quran tidak diskriminatif terhadap perempuan. Gagasan yang ada di dalamnya adalah kesetaraan gender dan bukan diskriminasi,” ungkap dia.

Disamping itu, dia mengaku kalau sudah terinspirasi kepada sosok cendekiawan asal Amerika Serikat bernama Amina Wadud, yang merupakan seorang perempuan Muslim pertama di dunia menjadi pemimpin shalat berjamaah.

“Saya yakin setiap gerakan, setiap revolusi akan memakan waktu. Perubahan pasti akan datang, tapi itu terjadi secara bertahap,” kata dia.

Terkait dengan adanya perempuan pimpin shalat Jumat ini, sekretaris jenderal kelompok Yuvajana Sangham di India, Abdul Hameed Faizi Ambalakkadavy mengungkapkan, seorang perempuan dapat memimpin doa untuk para perempuan, namun tidak ada tradisi seorang perempuan menjadi imam untuk jamaah laki-laki.

“Perempuan dilarang berbaur seperti itu untuk mencegah kemungkinan terjadi sesuatu yang salah di antara mereka,” tutur dia.

BACA JUGA : Kronologis Pelecehan Seksual yang Terjadi Di Depok dan Jadi Viral!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here