Penampakan Pelaku Penganiayaan Pimpinan Ponpes Al Hidayah Cicalengka!

0
299
Penganiayaan Pimpinan Ponpes
Copyrigth ©suratkabar

Polisi Berhasil Menangkap Pelaku Penganiayaan Pimpinan Ponpres

Indowarta.com – Polisi telah melakukan pemeriksaan kepada enam orang saksi. Mereka yang merupakan seorang santri sedang dimintai keterangan terkait dengan kasus penganiayaan kepada KH Umar Basri alias Ceng Emon (60).

BACA JUGA : Kronologis Terjadinya Bentrokan Ormas di Bekasi!

Diketahui KH Umar Basri adalah seorang pimpinan Pondok Pesanteren (Ponpes) yang diketahui sudah mengalami luka-luka dibagian tubuhnya. Kedaannya tersebut terjadi setelah dia dianiaya oleh orang yang tak dikenal setelah menjalankan shalat Subuh berjamaah pada Sabtu (27/1/18) di Masjid Al – Hidayah Kampung Santiong, Desa Cicalengka Kulon, Kecamatan Cicalengka, Kabupaten Bandung, sekitar pukul 05.15 WIB.

Kapolda Jawa Barat, Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengatakan, keenam saksi yang sudah menjalani pemeriksaan kasus penganiayaan pimpinan pompes merupakan para santri yang juga berjamaah subuh di masjid yang sama.

“Saksi kami dalami, kita konfrontir, tanyakan pada santri yang saat itu ada. Ada Saksi yang diduga tersangka, satu orang,” kata dia, setelah menjenguk KH Umar Basri di Rumah Sakit Al-Islam, Bandung,  Minggu (28/1/18).

Copyrigth ©detik

Agung mengatakan, usai penganiayaan pimpinan Ponpes tersebut, kondisi kesehatan KH Umar Basri sudah berlangsung membaik walau masih terus mendapatkan perawatan. “Kondisi korban sudah bisa berkomunikasi,” tuturnya.

BACA JUGA : Begini Kondisi 5 Daerah Korban Gempa Semalam!

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Agung Budi Maryoto mengungkapkan, setelah menjalani pemeriksaan kepada enam orang saksi, pihaknya langsung berhasil menangkap pelaku penganiayaan pimpinan Ponpres tersebut.

Pelaku berinisial A (50) merupakan salah satu dari enam saksi yang dimintai keterangan. Lokasi penangkapan kepada pelaku penganiayaan pimpinan Popes ini tidak jauh dari tempat kejadian, pada Sabtu (27/1).

“Hanya hitungan jam kita berhasil menangkap pelaku. Penangkapannya di Musala Al Mufathalah Cicalengka, jaraknya sekitar dua kilometer dari Ponpes Al Hidayah,” ujar Agung dalam jumpa pers di Mapolresta Cirebon, Minggu (28/1/18) malam.

Setelah melakukan tindakan untuk menangkap pelaku, kata Agung, pihaknya langsung mendalami mengenai kasus penganiayaan pempinan Ponpes dengan memintai keterangan kepada pelaku, untuk mengetahui latar belakang aksi tersebut.

“Kita cek tangannya ada bekas luka. Kemudian dari hasil visum dokter menguatkan di tangan pelaku terdapat luka memar,” pungkasnya.

BACA JUGA : Kemendikbud Buka Suara Soal Penganiayaan Brutal yang dilakukan Siswa Karena Ejekan!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here