Prabowo Berada di Peringkat Atas Penantang Jokowi Untuk Pilpres 2019!

0
3072
Copyright©solopos

Prabowo dan Tiga Kadidat Kuat Lainnya Penantang Jokowi Dalam Pilpres 2019

Indowarta.com – Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA telah memberikan prediksi mengenai lima kadidat calon presiden yang paling berpotensi akan maju dalam Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 sebagai penantang Joko Widodo atau Jokowi.

BACA JUGA : Jawaban Prabowo Saat Ditanya Tentang Deklarasi Capres!

Keempat kadidat tersebut ialah Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, eks Pangliman TNI Gatot Nurmantyo, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Direktur  Eksekutif The Yudhoyono Institute Agus Harimurti Yudhoyono (AHY).

Keempat tokoh tersebut telah dianggap menjadi kadidat terkuat dengan berdasarkan pada popularitasnya.  Dalam survei yang dilakukan oleh LSI Denny JA dengan responden mencapai 1.200 orang, para kadidat pesaing Jokowi itu telah dibagi dalam tiga devisi.

Kadidat yang pertama, untuk para tokoh yang memiliki popularitas melebihi 90 persen. Dalam survei, menunjukkan bahwa Probowo menjadi kadidat satu-satunya yang menempati posisi pertama sebagai pesaing Jokowi.

Ada sebanyak 92,5 persen responden menyatakan akan memberikan dukungan terhadap Prabowo dalam Pilpres 2019 mendatang. Sedangkan ada 6,9 persen responden lainnya tidak memberikan dukungan.

“Dari sekian nama yang berkembang, hanya Prabowo yang popularitasnya di atas 92,5 persen,” ucap Peneliti LSI Denny JA, Adjie Alfaraby, di kantornya, Jakarta Timur pada Jumat (2/1/18).

Agus Yudhoyono
Copyright©tribunstyle

Dan untuk devisi dibawah Prabowo dalam tingkat popularitas mencapai 70 hingga 90 persen ditempati oleh Anies Baswedan dan AHY. Terlihat dalam devisi tersebut, popularitas dari Anies Baswedan mengungguli AHY yaitu mencapai 76,7 persen responden yang memberikan dukungan kepadanya untuk Pilpres 2019.

BACA JUGA : Awas, , Sebarkan Hoax Soal Pilkada 2018, Akun Media Sosial Anda Bisa Ditutup!

Namun ada sekitar 23,1 persen responden yang menyatakan tidak memberikan dukungan kepada Anies Baswedan. Sedangkan untuk dukungan kepada AHY dalam survei kali ini mencapai 71,2 persen, serta ada 28,2 persen yang tidak menyatakan dukungan kepadanya.

Adjie menilai, kemunculan nama Anies Baswedan dan AHY itu lantaran kenaikan popularitas mereka pada saat Pilkada DKI Jakarta 2017. “Popularitas mereka meroket. Yang sebelumnya kurang dikenal, sekarang popularitas mereka melampaui ketua partai atau tokoh-tokoh lainnya,” ungkap Adjie.

Dalam devisi ketiga dengan tingkat popularitas yang mencapai 55 hingga 70 persen telah ditempati oleh Gatot Nurmantyo. Hasil survei yang dilakukan, popularitasnya mencapai angka 56,5 persen, ada sebanyak 42,1 persen yang tidak memberikan dukungan kepadanya dalam Pilpres 2019 nanti.

BACA JUGA : Agus Yudhoyono Mulai Pancarkan Geliat Politik Saat Kunjungi Indonesia Timur Jelang Pilpres 2019!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here