Penyebab Utama Banjir di Jakarta!

0
404
Banjir
Copyright ©kabarsumbar

Ada 8 Penyebab Banjir Jakarta Tejadi

Indowarta.com – Beberapa waktu ini Jakarta kembali di landa banjir. Berdasarkan informasi sudah ada 12 wilayah di kawasan tersebut yang tergenang air akibat dari hujan deras yang menguyur dan kiriman air dari Bogor melalui sungai Ciliwung.

BACA JUGA : Sandiaga Uno Beri Sinyal Untuk Lanjutkan Normalisasi Sungai!

Data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta menyatakan, wilayah yang terkena banjir Jakarta ini adalah Balekambang, Bukit Duri, Cililitan, Cawang, Kebon Baru, Bidara Cina, Kampung Melayu, Srengseng Sawah, Rawajati, Kalibata, Pengadegan, Pejaten Timur.

Akan tetapi, penyebab dari banjir Jakarta ini bukan hanya karena curah hujan yang tinggi dan kiriman air dari Bogor. Berdasarkan data dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyebutkan ada 8 faktor yang dapat menyebabkan resiko terjadinya banjir di Ibu Kota.

WAJIB BACA :  Saat Alumni 212 Sebut Anies Baswedan Layaknya Kacang Lupa Sama Kulitnya!

Sedangkan untuk 8 penyebabnya adalah adanya penurunan muka tanah, kiriman air dari Bogor, limpasan air dari Depok,  perubahan iklim, sampah disungai, rawa mongering, obak tinggi, dan waduk serta danau berkurang. Selain itu, terdapat 13 sungai yang mengalir di kawasan tersebut yang juga menjadi penyebab terjadinya banjir Jakarta.

Copyright ©viva

Disamping itu, Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan mengungkapkan, Pemprov DKI Jakarta akan terus suiaga banjir Jakarta. Hal ini karena berdasarkan prediksi dari BMKG, puncak musim penghujan akan terjadi hingg 16 Februari 2018 nanti.

BACA JUGA : 3000 Warga Mengungsi Karena Banjir, Pemprov DKI Belum Tetapkan Darurat Bencana!

“Jadi posisi kita harus bersiaga sampai 16 Februari. Mungkin lebih dari itu, mungkin bisa lebih awal,” ujar Anies di Balai Kota Jakarta, Selasa (6/2/18).

WAJIB BACA :  Saat Alumni 212 Sebut Anies Baswedan Layaknya Kacang Lupa Sama Kulitnya!

Anies Baswedan mengatakan bahwa banjir Jakarta sekarang ini sangat berbeda dengan yang terjadi pada November 2017 lalu. Banjir yang sudah terjadi pada 6 Februari 2016 ini lantaran kiriman dari hulu, sedangkan untuk November tahun lalu dikarenakan curah hujan yang cukup tinggi.

Untuk mengantisipasi adanya banjir Jakarta, Kementrian PUPR sudah melakukan pembangunan dua bendungan untuk penahan air banjir Jakarta. Dua bendungan yang sedang dalam pengerjaan ini adalah bendungan Ciawi dan Sukamahi.

Direktur Jenderal Sumber Daya Air (SDA) Kementerian PUPR Imam Santoso  mengatakan, pembangunan bendungan ini dilakukan untuk penahan banjir dari hulu, dan ditargetkan akan selesai pada 2019 mendatang.

“Akhir 2019, akan saya percepat menjadi pertengahan 2019,” ucap Imam.

BACA JUGA : PDIP Hujani Kritik Di 100 Hari Kepemimpinan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here