Prabowo Subianto Masih Malu-malu Jadi Capres 2019!

0
423
Prabowo
Copyrigth©Tribunnews

Prabowo Subianto Dapat Dukungan Penuh dari Kadernya Untuk Maju Kembali Dalam Pilpres 2019

Indowarta.com – Dalam peringatan 10 tahun Gerindra yang diselenggarakan pada Sabtu (10/2/18), teriakan ‘Prabowo Presiden” menggema. Pasalnya ini menjadi bukti bahwa ratusan kader partai tersebut memberikan dukungan sepenuhnya kepada Prabowo Subianto untuk maju dalam Pimilihan Presiden (Pilpres) 2019 mendatang. Tak lama kemudian Ketua Umum Partai Gerindra ini langsung memberikan respon.

BACA JUGA : Amien Rais Puji Anies Baswedan Soal Reklamasi dan Sindir Menteri Jokowi!

“Ada yang mengatakan Pak Prabowo bagaimana ini, maju enggak, capres atau tidak? Saya katakan masih lama. Pendaftaran Agustus (2018), kok sekarang ribut-ribut,” ujar Prabowo Subianto saat pidato di HUT ke-10 Gerindra, di Kantor DPP Gerindra, Jakarta.

Setelah menjalankan hajatan, Prabowo Subianto memberikan jawaban diplomatis yang terkesan malu-malu memberikan tanggapan dari desakan para kadernya, agar dirinya maju kembali dalam Pilpres 2019 mendatang.

“Yang saya tangkap harapan partai memang seperti itu. Tapi sekali lagi, yang saya pikirkan adalah demi kepentingan bangsa dan negara,” ujar dia.

Prabowo
Copyright©Tribun

Disaimping itu, Pengamat politik dari Universitas Negeri Jakarta Ubedilah Badrun menilai bahwa Prabowo Subianto sekarang ini tengah menggondok persiapan untuk mengahadapi Presiden Joko Widodo atau Jokowi, yang kemungkinan besar akan maju kembali dalam Pilpres 2019. Mantan Danjen Kopassus itu sedang mencari pendamping yang pas untuk dapat menaikkan elektabilitasnya.

BACA JUGA : Prabowo Bahkan Mengaku Kesulitan Kendalikan Fadli Zon!

“Saya kira Prabowo berpikir strategis, kira-kira wakilnya siapa yang laik untuk mendampingi menghadapi Jokowi. Saya kira itu yang membuat Prabowo sedang berpikir keras,” pungkas Ubed.

Ubed yakin bahwa persaingan antara Prabowo Subianto dan Jokowi akan kembali bergulir dalam Pilpres 2019 nanti. Kedua nama tersebut dari beberapa survei yang sudah dilakukan beberapa waktu ini telah mendominasi dalam popularitas dan elektabilitas calon presiden (capres) 2019.

“Kan malu juga kalau (Prabowo) dua kali bertarung kalah juga,” kata Ubed.

Ubed menilai, saat ini Prabowo Subianto harus dapat menjalin koalisi dengan sejumlah partai yang terjadi sejak dalam Pilpres 2014 lalu, seperti dengan Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Partai Amanat Nasional (PAN). Dengan koalisi tiga partai itu setidaknya sudah cukup untuk mengusung pasangan capres dan cawapres 2019-2024.

“Mungkin PKS dan PAN mesti bermusyawarah untuk menentukan siapa wakil (kader) yang pas sebagai calon wakil presiden (Prabowo),” paparnya.

BACA JUGA : Jokowi Akan Tetap Gandeng JK di Pilpres 2019?

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here