Kabar Penyerangan Ulama Oleh Orang Gila Banyak Tercampur Hoax!

0
523
Wakapolri
Copyright ©metropolnews

Wakapolri Menegaskan Bahwa Kasus Penyerangan Kepada Ulama Kebanyakan Kabar Hoax

Indowarta.com – Wakapolri Komjen Syafrudin  mengungkapkan, bahwa adanya isu mengenai penyerangan yang kerap kali terjadi di sejumlah daerah beberapa waktu belakangan ini lebih menjuru pada hoax atau palsu dibandingkan dengan faktanya.

BACA JUGA : Majikan TKI Adelina Terancam Kena Hukuman Mati!

Oleh sebab itu, seluruh masyarakat diminta untuk tenang dan jangan panik dengan adanya beberapa isu penyerangan tersebut. Dalam hal ini dia mencontohkan, di kawasan Jawa Barat, ada 12 kasus penyerangan ulama atau tokoh agama yang dilakukan orang gila. Kemudian pihaknya menerjunkan tim khusus untuk melakukan penindakan.

“Ternyata yang 11 informasinya tidak bisa dipertanggungjawabkan alias hoaks. Begitu juga yang terjadi di Jatim, juga banyak hoaksnya,” ujar Syafrudin dihadapan para ulama di Masjid Polda Jatim, Rabu (21/2/18) sore.

Sedangkan dikawasan Jatim, kata dia, penyerangan ulama juga terjadi di Lamongan, Tuban, dan kemudian di Kediri. Namun fakta yang beredar di kalangan masyarakat melalui media sosial dibolak-balik, dan jauh dari fakta yang ada.

Berita Hoax
Copyrigth©ilustrasi

“Kami akan tangani aksi penyerangan itu sampai ke akarnya hingga siapa dalangnya. Pak Presiden memerintahkan khusus kepada polisi untuk menangani kasus ini,” papar dia.

BACA JUGA : 5 Trik Hadapi Penyebar Hoax di WhatsApp!

Oleh karena itu, untuk meredang suasana di tengah-tengah masyarakat, dia meminta kepada seluruh ulama yang ada di Jawa Timur untuk menenangkan masyarakat setelah adanya isu-isu penyerangan ulama yang kebanyakan hoax ini.

“Polda Jatim masih tergantung pada para kiai. Polisi tidak bisa bergerak sendiri tanpa pertolongan dan dukungan para kiai,” ujar dia.

Terlebih, Wakil Ketua Dewan Masjid Indonesia ini menolak jika kasus penyerangan ulama ini disamakan dengan kejadian yang terjadi pada tahun 1998. Menurutnya, penyerangan yang terjadi di waktu itu memang ada dan massif.

“Kasus sekarang berkembangnya karena hoax,” tegasnya.

Syafruddin mengklaim bahwa pihaknya sudah melakukan penangkapan kepada para pelaku penyerangan ulama. “Pelakunya sudah diamankan dan nanti akan dikembangkan,” sambil mengatakan bahwa penyeraban kabar hoax itu dilakukan oleh sejumlah kelompok tertentu.

BACA JUGA : Habib Rizieq Shihab Semangat Pulang Karena Ada Upaya Pembebasan Ahok!

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here