Awas , ,Pria Lebih Rentan Alami kematian Mendadak Karena Serangan Jantung Lho !

0
1145
serangan jantung

Awas , ,Pria Lebih Rentan Alami kematian Mendadak Karena Serangan Jantung Lho !

Indowarta.com– Kematian mendadak akibat jantung merupakan hal yang sangat mengerikan bagi manusia. Hal ini karena kejadiannya sangat mendadak dan tidak ada gejala awal yang ditimbulkan. Terlebih lagi kematian ini sering terjadi kepada orang yang terlihar aktif dalam berolahraga.

Kematian mendadak akibat serangan jantung ini terjadi pada saat jantung secara tiba-tiba kehilangan kemampuan bekerjanya. Kondisi seperti ini yang menjadi penyebab nomor satu kematian di Amerika Serikat. Angka kematian akibat serangan jantung di Amerika Serikat ini mencapai 450.000 jiwa per tahun.

Menurut dari para ahli Mayo Clinic, kasus kematian mendadak ini terjadi para orang yang memiliki penyakit jantung koroner. Namun penelitian menyebutkan bahwa tidak sedikit juga orang yang meninggal dunia mendadak tidak mempunyai gejala penyakit jantung.

ketua pencegahan penyakit dari Northwestern University Feinberg School of Medicine yakni Dr. Donald Lloyd Jones menyebutkan bahwa kematian mendadak akibar serangan jantung ini sangat sulit dipelajari karena banyak pasien yang tidak mempunyai riwayat gangguan jantung dan tidak bisa di monitor pada saat kematiannya.

serangan jantung

Kebanyakan kasus serangan jantung ini terjadi pada orang yng berusia kurang dari 70 tahun dan juga mempunyai jenis kelamin pria. Wanita beresiko mengalama kematian mendadak hanya 1 di banding 30, sedangkan pria sekitar 1 dibanding 9.

Menurut data Framingham Heart Study, pengumpulan data jangka panjang terhadap 5.200 pria dan juga wanita yang masih berusi 28 hingga 62  tahun, dikethaui tidak ada satupun koresponden yang pada awal dimulainya studi memiliki masalah jantung.

Pada penelitian sebelumnya mengungkapkan bahwa beberapa pasien ini memiliki gejala awal seblum terjadunya kematian mendadak. Gejala tersebut misalnya adalah sulit bernafas, kehilangan kesadaran diri, nyeri pada dada. Gejala tersebut terjadi sekitar 4 minggu sebelum serangan jantung atau kematian mendadak ini terjadi. Namun seringkali gejala tersebut diabaikan karena kondisi dari orang tersebut sudah membaik dengan sendirinya.

Selain itu yang juga meningkatkan resiko terkena serangan jantung ini adalah tekanan darah tinggi atau kombinasi dari faktor resiko penyakit jantung seperti merokok, diabetes dan yang lainnya.

baca juga :

Berita Terkini : Reklamasi Pulau G Dihentikan Oleh Pemerintah dengan Alasan Berikut ini !

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here